GANN Tubaba Minta Polisi Awasi Peredaran PCC

Sigerindo Tubaba - Peredaran pil paracetamol caffein carisoprodol (PCC) perlu dilakukan pengawasan oleh BPOM dan Polri dalam peredaran di ma...


Sigerindo Tubaba - Peredaran pil paracetamol caffein carisoprodol (PCC) perlu dilakukan pengawasan oleh BPOM dan Polri dalam peredaran di masyarakat. Meskipun obat PCC tidak masuk dalam jenis narkotika, namun dalam praktiknya lebih banyak disalahgunakan. Hal ini diungkapkan wakil ketua Bidang Pencegahan DPC GANN Tubaba H.Khoiri, S.Pd, MM saat rapat konsolidasi GANN di Lesehan Pak Min Tiyuh Pulung Kencana, Kamis(14/12).

Sebab itu, lanjut Khoiri, peredaran obat PCC merupakan tanggung jawab BPOM dan Polri. Sebab, BNN serta GANN hanya tunduk dengan undang-undang narkotika.

Khoiri menilai obat-obatan keras seperti PCC (paracetamol cafein carisoprodol) digolongkan sebagai narkoba jenis baru.

Menurut pria bErkumis ini, obat-obatan tersebut memiliki efek serupa narkotika yang bisa merusak sistem syaraf seseorang dan menyebabkan ketergantungan jika digunakan serampangan.

“Perlu segera ada pemberitahuan bahwa jenis obat itu masuk kategori narkoba dan berbahaya agar masyarakat waspada,” kata Khoiri.

Maka dirinya meminta aparat kepolisian, bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) segera mensosialisasikan efek buruk penggunaan obat yang mengandung carisoprodol seperti PCC, tramadol, dan somadril di masyarakat.

Sebab, menurut informasi di berbagai media massa, obat-obatan tersebut tidak saja berfungsi menghilangkan rasa sakit pasca operasi, tapi juga bisa menyebabkan seseorang hilang kesadaran, kejang-kejang, kerusakan syaraf, ketergantungan, hingga kematian apabila disalahgunakan.

“Obat jenis PCC ini mestinya hanya boleh digunakan oleh dokter kepada pasien da jangan dijual bebas,” tandasnya.

Dirinya mengatakan, pengawasan yang lemah membuat obat-obatan itu rawan disalahgunakan. Penjualan obat-obat keras tersebut tidak hanya dilakukan melalui jejaring apotek tetapi juga melalui media sosial maupun situs belanja online. Selain itu harga yang murah membuat para remaja yang sedang mencari jati diri rawan menjadi korbannya.

"Tidak sulit mencari penjual obat-obatan keras termasuk PCC masyarakat bisa memesan tanpa proses verifikasi seperti resep dokter. Kemudahan itu menurut Khoiri  rawan disalahgunakan, khususnya oleh kalangan remaja.

Ketua DPW Forkommantapdes Lampung ini meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas kepada para penjual obat-obatan secara illegal tersebut. Sebab, menurutnya, para penjual itu tidak saja membahayakan generasi muda sekarang, tapi juga yang akan datang.

"Minum obat tanpa resep dokter sangat membahayakan apalagi obat bernama PCC. Para korban biasanya mengalami gejala sakit yang sama, mengamuk, berontak, dan berbicara tak keruan seperti orang yang gila,"pungkasnya.(SJ)
Nama

Advertorial,193,Bandar Lampung,418,Banyuasin,72,Bengkulu,1940,Bengkulu Selatan,1,Bengkulu Utara,4,Budaya,40,Curup,1,Ekbis,168,Ekbis Bengkulu,142,Ekbis Jambi,1,Ekbis Lampung,33,Ekbis Sumsel,10,Empat Lawang,1,Event,34,Hot News,45,Internasional,4,Jakarta,36,Kabar Kampus,157,Kabar Pasar,14,Kaur,4,Kepahiang,7,Kesehatan,2,Kongkalikong,107,Kota Bengkulu,93,Kriminal,424,Lampung,3042,Lampung Barat,18,Lampung Selatan,233,Lampung Tengah,653,Lampung Timur,48,Lampung Utara,126,Lifestyle,28,Lubuklinggau,414,Mesuji,381,Metro,70,Muara Enim,6,Muratara,81,Musi Banyuasin,895,Musirawas,194,Nasional,90,Ogan Ilir,2,Olahraga,122,Opini,20,Palembang,59,Pendidikan,136,Pesawaran,129,Pesisir Barat,118,Pilkada Bengkulu,51,Pilkada Lampung,148,Pilkada Sumsel,57,Pilpres2019,9,Politik,252,Pringsewu,36,Rejang Lebong,31,Ruajurai,371,Seluma,354,Seluma Bengkulu,1,Sigerindo,3,Sumsel,1680,Tajuk,7,Tanggamus,49,Tuba,65,Tuba Barat,273,Waykanan,33,Wisata,2,
ltr
item
SIGERINDO: GANN Tubaba Minta Polisi Awasi Peredaran PCC
GANN Tubaba Minta Polisi Awasi Peredaran PCC
https://lh3.googleusercontent.com/-iccsjt9OvKc/WjOBkpADvrI/AAAAAAAAUWA/wsTp3HCoRDMxpxqIxDyRdRuxK7gTsX_xwCHMYCw/%255BUNSET%255D
https://lh3.googleusercontent.com/-iccsjt9OvKc/WjOBkpADvrI/AAAAAAAAUWA/wsTp3HCoRDMxpxqIxDyRdRuxK7gTsX_xwCHMYCw/s72-c/%255BUNSET%255D
SIGERINDO
http://www.sigerindo.com/2017/12/gann-tubaba-minta-polisi-awasi.html
http://www.sigerindo.com/
http://www.sigerindo.com/
http://www.sigerindo.com/2017/12/gann-tubaba-minta-polisi-awasi.html
true
6922078379625016448
UTF-8
Loaded All Article Not found any posts View All Baca Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All Baca Juga Sigerindo ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Konten Telah Kadaluarsa, Silahkan Klik Tombol Home Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kams Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Augustus September Oktober November December Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy