Cuaca panas tidak menjadi penghalang bagi Pramuka SMAN 1 Negeri Katon melaksanakan agenda tahunan perkemahan Pramuka dalam rangka Penerimaan Tamu Ambalan Tahun Ajaran Baru 2019/2020, - SIGERINDO.COM

Cuaca panas tidak menjadi penghalang bagi Pramuka SMAN 1 Negeri Katon melaksanakan agenda tahunan perkemahan Pramuka dalam rangka Penerimaan Tamu Ambalan Tahun Ajaran Baru 2019/2020,

Cuaca panas tidak menjadi penghalang bagi Pramuka SMAN 1 Negeri Katon melaksanakan agenda tahunan perkemahan Pramuka dalam rangka Penerimaan Tamu Ambalan Tahun Ajaran Baru 2019/2020,


Sigerindo Pesawaran - Cuaca panas tidak menjadi penghalang bagi Pramuka SMAN 1 Negeri Katon
melaksanakan agenda tahunan perkemahan Pramuka dalam rangka Penerimaan Tamu
Ambalan Tahun Ajaran Baru 2019/2020, yang dibantu oleh kakak-kakak kelas
XI-XII serta ada beberapa alumni SMAN 1 Negeri Katon. Kegiatan itu akan
dilaksanakan selama dua hari yang akan dimulai pada hari Jumat sampai
Sabtu (26-27/7/2019) dilapangan sekolah SMAN 1 Negeri Katon.

“Sesuai tema perkemahan yang mandiri, kreatif, dan inovatif yang bertujuan
Pramuka membentuk karakter mandiri dan membentuk kepribadian yang disiplin
dan bertanggungjawab. Hal ini sangat diperlukan menghadapi berbagai masalah
baik permasalahan sendiri di sekolah maupun di manapun berada," papar
Kamabigus sekaligus Kepala SMAN 1 Negeri Katon, Rasiman S.Pd, saat
dikonfirmasi “Lampung One” di ruang kerjanya, Senin (29/7).

Sebagai Kamabigus SMAN 1 Negeri Katon, Rasiman yang bertindak langsung
sebagai Inspektur upacara pembukaan perkemahan tersebut. Dalam amanahnya
mengatakan Penerimaan Tamu Ambalan merupakan salah satu kegiatan rutin
Gudep Pramuka SMAN 1 Negeri Katon-Pesawaran tiap tahun.

Menurut Rasiman, penerimaan tamu ambalan adalah proses pertama seorang
anggota baru untuk menjadi seorang Anggota Pramuka di SMAN 1 Negeri Katon,
seiring dengan penerimaan siswa siswi ajaran baru 2019/2020. “Setelah
dilakukan perkemahan ini, barulah seorang anggota baru dapat disebut
Pramuka SMAN 1 Negeri Katon,” ujarnya.

Dijelaskan Rasiman, peserta dari perkemahan ini, selain melakukan berbagai
kegiatan, juga dididik dan dilatih oleh Dewan Ambalandan SMAN 1 Negeri
Katon yang sudah sangat mahir dan terlatih. Tentunya dibantu oleh
kakak-kakak tingkat kelas XI dan XII.Rasiman juga menyampaikan bahwa
kegiatan kepramukaan menjadi salah satu cara pembentukan mental dan
spiritual.pada para peserta anak didik. Dan kegiatan ini juga harus sesuai
dengan target atau tujuan yang diharapkan. “Salah satu tujuan perkemahan
ini ditambahkan Rasiman adalah mengenalkan dunia Penegak, yang tadinya dati
tingkat golongan penggalang menjadi tingkat golongan penegak kepada peserta
kemah,” harap Rasiman.

Oleh karenanya melalui kegiatan Pramuka ini, lanjut Rasiman, sebagai upaya
pembentukan watak dan krakter generasi muda. Pramuka juga merupakan benteng
dalam mendidik dan membina generasi muda denga jiwa tangguh, terampil,
cerdas dan disiplin.

“Dalam kegiatan pramuka bukan hanya materi atau isi pelajaran yang perlu
diperhatikan melainkan bagaimana kita dapat melahirkan dan menumbuhkan
sikap-sikap serta perbuatan-perbuatan yang baik yang akan membentuk
karakter dan kekuatan jasmani dari diri tersebut. Hal ini bisa dilihat dari
cara kerja regu atau kelompok penggalang untuk bekerja sama dalam satu tim
dalam mencapai satu tujuan yang sama,”ungkapnya.

Disamping itu, tambah Rasiman, kegiatan kepramukaan dapat mengajar peserta
didik untuk bekerja sama dengan orang lain dalam memecahkan masalah,
mempunyai jiwa tolong menolong, menjadi pribadi yang tangguh, berani, dan
percaya diri.

“ Pramuka juga dapat melatih peserta didik untuk menjadi pribadi yang lebih
disiplin. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, selamat berjuang menjadi
generasi muda yang cerdas, terampil, dan berkarakter,”tandasnya.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMAN 1 Negeri Katon, Hamdan Febriyanto, S.Pd
saat “Lampung One”meminta tanggapannya terkait kegiatan kemah tersebut
mengatakan, kegiatan kepramukaan yang digelar SMAN 1 Negeri Katon ini wajib
diikuti oleh peserta siswa baru karena kegiatan ini merupakan kegiatan
ekskul sekolah, dan ini juga sudah merupakan instruksi dari menteri yang
arahannya adalah untuk membentuk krakter peser (enal prabu)