Proposal Bedah Rumah Jelas Telah Di Palsukan Oleh Oknum yang tidak Bertangung Jawab - SIGERINDO.COM

Proposal Bedah Rumah Jelas Telah Di Palsukan Oleh Oknum yang tidak Bertangung Jawab

Proposal  Bedah Rumah  Jelas Telah Di Palsukan Oleh Oknum yang tidak Bertangung Jawab




Sigerindo Pali -Terkait berita yang bermunculan di kalangan masyarakat tentang bantuan beda rumah, dari kementrian Sosial Republik Indonesia 22/12/19 Jum'at Metty Etika SE,M,SI selaku PLT kepalak Dinas Sosial Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI) langsung memanggil bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan (RTLH)

sudah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat sala Satu Warga Kelurahan Talang Ubi Barat sebut saja namanya (Bunga) nama samaran penerimah manfaat bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau sering di sebut dengan bedah rumah, menyampaikan keterangan di depan Kadin Dinsos Pali atas berita yang beredar bahwa dia telah melaporkan data yang tidak benar. Dimana dia melampirkan foto rumah saudaranya untuk di bangun, kemudian dia membangun di lahan kosong yang baru, bukan di rumah yang di foto proposal awal

Dengan adanya temuan itu Plt Kepala Dinsos Pali, Metty Etika Geram. Dan dihadapan para penerima RTLH, ia menegaskan bahwa apabila ada yang melakukan pemalsuan data, kami coret dari Basis Data Terpadu (BDT) atau dicoret dari penerima bantuan tersebut. Kami tegaskan juga tidak ada pemotongan dan jangan ada penipuan data, tapi ternyata pada perjalanannya kami temukan pemalsuan data. Dengan adanya kejadian tersebut, Dinsos Kabupaten PALI tercoreng."ucap Kadinsos Pali

Metty juga mengatakan jangan sampai akibat beberapa oknum, bantuan dari kementerian sosial terhenti. Untuk itu, kami bakal proses dan melalui inspektorat penerima yang memalsukan data untuk dipanggil kembali serta dana yang telah masuk ke rekening bersangkutan untuk dikembalikan

Tegasnya bagi Oknum pegawai Dinsos yang terbukti ikut berperan pada pemalsuan data, maka kita akan ambil tidakan tegas berupa pemecatan

Dipaparkan Metty bahwa bantuan sosial manfaat RTLH merupakan bantuan suratnya sosial, dan bantuan tersebut melalui rekening masing-masing penerima sebesar Rp 15 juta tanpa ada potongan pajak atau potongan apapun

Jadi bantuan ini khusus untuk rumah tidak layak huni BUKAN BANGUN RUMAH BARU. Jadi kalau DIBANGUN DIATAS LAHAN KOSONG itu sudah menyalahi aturan.

Ucapnya Razulik SH, Inspektur pembantu Inspektorat Kabupaten PALI menyatakan. Para penerima bantuan RTLH khusunya di Kelurahan Talang Ubi Barat bakal dipanggil , karena disana ada 10 keluarga penerima bantuan RTLH

Meski saat ini ada satu temuan namun semuanya bakal kita panggil untuk menelusuri keterkaitan oknum lainnya."kata Razulik

Dengan adanya temuan ini, Metty Etika, SE, M.Si PLT Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Razulik SH, Inspektur Pembantu Inspektorat Pali, mengucapkan terimakasih kepada para AWAK MEDIA yang telah memberi informasih kepada pihaknya (Meddy Apriansyah)