Pemerintah kabupaten Tulang Bawang Targetkan Program Pamsimas Di Tahun 2020 - SIGERINDO.COM

Pemerintah kabupaten Tulang Bawang Targetkan Program Pamsimas Di Tahun 2020

Pemerintah kabupaten Tulang Bawang Targetkan Program Pamsimas Di Tahun 2020

Sigerindo Tulang Bawang - Provinsi Lampung - Pemerintah Kabupaten Tulangbawang (Tuba) tetap akan Sukseskan Program Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2020 pada kampung yang sulit mengakses air bersih,Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah layanan masyarakat terhadap air minum dan sanitasi yang berkelanjutan sehingga diharapkan pola hidup sehat masyarakat semakin meningkat

Mewakili Bupati Tulangbawang Winarti, Kepala Bappeda-Litbang Dicky Soerahman menjelaskan jika program Pamsimas merupakan strategi pemerintah pusat membantu mempermudah masyarakat mendapatkan air minum yang bersih dan sehat, dari pantauan media online/cetak.

Pamsimas III tahun 2020,terang Dicky, total yang akan direalisasikan Kabupaten Tulangbawang berjumlah 25 Titik dengan rincian bantuan APBN sebesar Rp4,9 Milyar untuk 20 titik ditambah APBD 5 titik Pamsimas

Menurut penjelasanya, seluruh kabupaten kota yang mendapatkan program pamsimas harus siap Sharing dana 70%APBN -APBD kemudian 20% swadaya masyarakat dan sumbangan Dana Desa sebesar 10%,dan seluruh pekerjaan dilaksanakan oleh masyarakat masing-masing kampung dengan membentuk kelompok masyarakat atau pokmas, papar Dicky usai mengadakan sosialisasi bantuan Pamsimas tahun 2020 diruang rapat utama pemkab setempat 2/2020

Dirinya berharap melalui program pamsimas kedepan tidak ada lagi masyarakat dipelosok kampung se-Tulangbawang yang kesulitan mendapatkan air minum bersih dan sehat.

Pamsimas wujud nyata pemerintah membangun kehidupan masyarakat diperkampungan jadi manfaatkan pamsimas dengan baik agar menjadi penunjang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat se-Tulangbawang,” imbuhnya.

Ditempat yang sama Kepala Bidang Fisik Aria Ganesya mengatakan dari 25 titik pamsihmas nantinya akan direalisasikan pada 25 kampung di 9 kecamatan.

Nantinya, lanjut Arya, masing-masing kampung besaran alokasi anggaran disesuaikan dengan hasil penilaian pelaksanaan yang dilakukan oleh konsultan.

Pusat yang menentukan besaran alokasi dana,namun pastinya pelaksana pekerjaanya dikerjakan swakelola seluruh anggaran langsung ditransper melalui rekening pokmas pada masing-masing kampung,” paparnya.

Dikatakan Arya, Pamsimas, bisa dikatakan sebagai PDAM Mini yang nantinya jika dikelola dengan baik bisa mengakses setiap rumah-kerumah penduduk.

Sementara ini sebagai pemula Pamsimas bisa melakukan penyambungan pada jarak rumah 100, meter persegi, jika dikembangkan maka setiap rumah bisa melakukan penyambungan tapi tergantung dengan pokmas,harus melakukan musyawarah jika nantinya ada persoalan biaya listrik atau biaya perawatan, itu tergantung masing-masing kampung, yang jelas pemerintah berharap semua dapat terlaksana dengan baik,apalagi memang dari dan untuk masyarakat,” jelasnya. (dbs tim)