Arman Jadi Pesakitan 'Akibat Gauli Putri Kandung Hingga Hamil - SIGERINDO.COM

Arman Jadi Pesakitan 'Akibat Gauli Putri Kandung Hingga Hamil

Arman Jadi Pesakitan 'Akibat Gauli Putri Kandung Hingga Hamil

Sigerindo.Musi Banyuasin - Cabul dan Bejat ,ini lah munkin kata yang tepat untuk ARMAN (41) warga Talang Care Dusun I Desa Bandar Jaya Kecamatan. Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin ditangkap Polisi Sektor Sekayu karena diduga telah menyetubuhi Anak Kandungnya sendiri sebut Saja AN (18) hingga Hamil.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.ik ,saat Konfrensi Pers mengatakan, Rabu 26/02/2020 .di teras Mapolres Muba ,bahwa tersangka yang merupakan orang tua kandung dari korban telah menyetubuhi lebih dari satu tahun Sejak Tahun 2018 sampai dengan bulan Februari 2020.

Kapolres menambah, tersangka dengan leluasa melakukannya aksinya tersebut disaat tengah malam dan ketika istrinya sedang tidur. "Tahun lalu, ketika merantau dimuara Enim juga hamil dan anaknya tidak tahu kemana.

Ditambahkan lagi oleh Kapolres , Setelah pindah ke Sekayu perbuatan tersebut di ulang kembali oleh tersangka hingga anaknya hamil dua bulan, sedangkan istrinya saat sedang hamil tua.
Awalnya, korban menolak saat ayahnya yang saat ini menjadi tersangka mengajak berhubungan intim layaknya suami istri, namun AN tetap tak berdaya dengan ancaman kekerasan berupa cekikan dan ancaman bahwa tersangka akan menceraikan Ibu korban jika tidak menuruti kehendak tersangka hingga persetubuhan terakhir kali terbongkar.

Kapolres menuturkan, perbuatan bejat tersangka ini akhirnya terungkap setelah informasi warga sekitar rumah tersangka yang mencurigai akan kehamilan korban yang belum menikah dan langsung dilaporkan ke Polsek Sekayu. Dari hasil penyelidikan dan tersangka langsung ditangkap saat berada dikediamannya.

saat di wawancarai Tersangka (Arman) mengatakan "Iya pak, aku sudah berulang- ulang kali mengajak anak aku berhubungan intim. Saat bini aku tidur, aku langsung saja. Cuma batas skat saja kamar aku dan anakku"Ujar tersangka

Kapolres menambahkan bahwa tersangka akan dikenakan Pasal 81 Ayat (1), (2) dan (3) Jo Pasal 76 D UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 285 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.
Selanjutnya, tersangka akan di limpahkan ke Unit PPA Polres Muba guna penyidikan lebih lanjut ujarnya.(iwan)