Polisi Panggil Mantan Kades Sugihan Diduga Gunakan Ijazah Palsu - SIGERINDO.COM

Polisi Panggil Mantan Kades Sugihan Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Polisi Panggil Mantan Kades Sugihan Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Sigerindo Oku Selatan Muaradua  -- Penyidik Kepolisian Resor Oku Selatan, Polda Sumatera Selatan menjadwalkan pemanggilan Oknum Mantan Kepala Desa Sugihan, Kecamatan Muaradua Kisam Zulkifli yang diduga menggunakan ijazah palsu, Kamis (23/7)
Laporan dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut disampaikan Samsul Hadi mewakili Forum Masyarakat Bayur Bersatu ke Polres OKU Selatan pada akhir Juni lalu

Kasat Reskrim AKP Apromico. SIK. SH. MH mewakili Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap. SIK melalui keterangan tertulis menyebutkan Oknum Mantan Kades yang di panggil ialah Zulkifli (51) yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Desa Sugihan, Kecamatan Muaradua Kisam, Kab OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan yang terpilih dalam Pilkades Sugihan pada tahun 2015 silam

Pengusutan kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh terduga mantan Kepala Desa Sugihan tersebut berdasarkan adanya pengaduan dari masyarakat setempat pada tanggal 25 juni lalu

Laporan masyarakat tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas penyidik, dengan melakukan pemanggilan sejumlah saksi. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi diketahui bahwa ijazah yang digunakan Zulkifli mantan Kepala Desa Sugihan setingkat ijazah SMP yang digunakannya diduga palsu.

"Ijazah itu merupakan milik Darhim Bin Saidin (39) yang kemudian dipalsukan dengan cara discaning dan seterusnya diganti nama dirinya, Zulkifli Bin Matmunir (51), Nomor ijazah yang dipakai ini setelah diperiksakan kepada pihak sekolah yang mengeluarkan ijasah bukan atas nama yang bersangkutan, melainkan atas nama Darhim", ungkap sumber Sigerindo,com.

"Zulkifli sendiri saat sejumlah saksi diperiksa petugas penyidik Polres OKU Selatan telah menghilang dari Desa Sugihan atau sehari setelah para saksi diperiksa penyidik di Polres OKU Selatan", sambung sumber

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten OKU Selatan, Jumroni kepada sejumlah wartawan mengaku baru dapat informasi terkait pengunduran diri Kades tersebut, kendati sebelumnya dirinya sudah mendapat informasi penggunaan ijazah oleh Oknum Kades itu laporannya sampai di kepolisian

"Untuk itu pihaknya masih menunggu surat resmi pengunduran dari yang bersangkutan dan pemberitahuan resmi dari Polres OKU Selatan, setelah itu pihaknya akan mengambil langkah-langkah tertentu sehingga jabatan Kepala Desa Sugihan, Kecamatan Muaradua Kisam tidak boleh kosong dengan menunjuk pelaksana tugas Kepala Desa Desa Sugihan", pungkasnya. (hr/tim).