Tim Penyidik Polda Lampung Kembali Turun Ke Liwa Lambar - SIGERINDO.COM

Tim Penyidik Polda Lampung Kembali Turun Ke Liwa Lambar

Tim Penyidik Polda Lampung Kembali Turun Ke Liwa Lambar

Sigerindo – Tim Penyidik Polda Lampung pada Kamis (6/8/2020) hari ini, dikabarkan akan berada di Liwa, Kab Lampung Barat untuk kembali memeriksa Dian Karis (saksi korban) pengeroyokan di Desa Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat pada selasa 6 Agustus 2019 silam

"Tim yang berangkat ke Liwa berjumlah tiga orang yang langsung dipimpin oleh Samsul," sebut Dicky Irawan. SH. MH kepada Sigerindo.com via sambungan telepon di Jakarta, Selasa (4/8/2020)

Dicky melanjutkan, " di Liwa nanti tim penyidik Polda Lampung akan meminta keterangan lebih lanjut dari keterangan yang telah diminta sebelumnya", sambung Dicky

Menurut Dicky, "terhadap kasus dugaan pengeroyokan yang laporannya sampai dilayangkan dan diterima Div Propam Polri tersebut, Ditreskrimsus Polda Lampung bagian penyidikan akan bekerja serius", katanya

Diakui Dicky, selama ini tim Ditreskrimsus Polda Lampung lamban diberangkatkan ke Liwa untuk menindak lanjuti, karena sebelumnya situasi pandemi virus corona belum stabil di Provinsi Lampung dan Kab Lambar

“Kali ini situasi Covid-19 di Provinsi Lampung dan Kab Lambar mulai stabil, makanya tim langsung turunkan untuk mengorek kembali keterangan saksi kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan tersebut,” tambahnya

Lanjut dia, "Ditreskrimsus Polda Lampung dalam perkara dugaan pengeroyokan dan penganiayaan ini akan lebih jeli menelusuri dan mengembangkan penyelidikan, apa saja alasan penanganan prosesnya sehingga sampai berlanjut ke Div Propam Polri di Jakarta". Ujar Dicky

Seperti diberitakan sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Lampung, pada Jum'at (26/6) telah memeriksa saksi Dian Karis (korban), Ardini dan Ardiansyah
Bahkan, seminggu setelah itu Tim Penyidik Polda Lampung juga telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Tugu Mulya, Kec Kebun Tebu, Kab Lambar dan telah mendapatkan keterangan dari sejumlah warga yang berdekatan dengan rumah tempat kejadian pengeroyokan dan penganiayaan
Seperti diketahui dari sumber yang dapat dipercaya, menyebutkan "pelaku tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan dilakukan oleh 5 (lima) orang pelaku, satu orang pelaku BENI YANSA PUTRA telah lebih dulu di jebloskan ke penjara dengan pidana penjara selama 2 (dua) Tahun dan 10 bulan oleh Hakim PN Liwa, sementara ke - 4 orang terduga pelaku pengeroyokan dan penganiayaan masih berkeliaran dikarenakan salah satu dari ke - 4 pelaku adalah anak dari juru masak yang bekerja di Rumah Dinas Bupati Lampung Barat", sebut Sumber ke Sigerindo.Com.

Pada hari Jum'at Tanggal 27 Agustus Tahun 2019 lalu, Pengacara Indah Maylan. SH dari YLBH KARIB JELATA sudah meminta kepada Kompol Arjon Syafri. SH melalui penyidik pembantu Supra Yogi di Polsek Sumber Jaya untuk merubah pasal 351 KUHP menjadi Pasal 170 KUHP dan memproses pelaku lainnya, namun sampai perkara di limpahkan ke Kejari Liwa hal yang di minta tidak juga dilakukan, bahkan Kapolsek Sumber Jaya Kompol Arjon Syafri sendiri mengetahui dan melihat langsung kondisi korban bersama orang tuanya saat membuat laporan di Kepolisian Sektor Sumber Jaya, Resor Lambar, Polda Lampung, tapi terkesan membiarkan.(Tim /red)