Diduga pekerjaan jambat penyebrangan di kampung Andalas asal jadi - SIGERINDO.COM

Diduga pekerjaan jambat penyebrangan di kampung Andalas asal jadi

Diduga pekerjaan jambat penyebrangan di kampung Andalas asal jadi

Sigerindo Tulang bawang, Senin (07,09,2020) telah diduga pekerjaan jambatan penyebrangan dikampung Andalas asal jadi, tidak sesuai keinginan masyarakat dikampung Andalas sedangkan jambatan tersebut tidak tau menau asal usul nya entah pembangunan dari mana dan dana nya dari mana tidak tau jelas

Lanjut, sedangkan kegiatan tersebut di kelola oleh ketua gapoktan yang berinisial, misrun sedangkan pembangunan tersebut belum sampai sebulan sudah patah apalagi jambat tersebut untuk di butuhkan para petani bertahun-tahun, begitu juga sebaliknya dengan pembangunan tersebut tidak ada papan informasi jelas pembangunan atau pekerjaan siluman yang tidak tau asal usul nya

dilain tempat beberapa masyarakat dikonfirmasi salah satu wartawan yang tidak ingin disebut namanya dia mengatakan bahwa jambat tersebut belum juga sampai sebulan sudah patah sedangkan yang lewat cuma motor apalagi pengakuan misrun selaku ketua Gapoktan jambat tersebut untuk alat berat saya mas selaku anggota pertani sangat kecewa dengan pak misrun, masih motor aja yang lewat jambat udah patah apa lagi alat berat sejenis koubet yang lewat pasti langsung ambruk jadi percuma mas, pak misrun membikin jambatan tersebut

Lanjut, menghabiska uang negara sia sia tidak sesuai dengan ke inginan kami selaku dari pihak pertanian yang jadi aneh mas kok ukuran besi untuk cor kecil itu kalau gak salah mas besi ukuran lapan gimana gak mau patah mas dari ukuran besinya aja udah kecil seperti itu sedangkan jambatan itu mas bukan hanya ini saja ada empat tempat pasti seperti ini semua mas

Lanjut, ada lagi yang aneh kok setiap ketua Gapoktan dapat bantuan dari pihak dinas gak mau musyawarah dengan kami selaku anggota nya begitu juga di pembangunan ini entah apa namanya kami tidak tau menau tau,tau ada pembangunan aja,jalasnya

Begitulah hasil penjelasan masyarakat dikampung Andalas dengan kami selaku dari wartawan, sungguh sangat mengeluh dengan pembangunan tersebut itu udah jelas pengakuan masyarakat di kampung tersebut udah keliatan ketua Gapoktan mau memperkaya diri sendiri karna pembangunan tersebut asal jadi belum sampai sebulan sudah mengalami patah yang jadi bahan pertanyaan papan informasi gak ada dan ukuran besi kecil hanya kuran delapan apakah Rab dari pihak dinas pertanian memang seperti itu, ttp (mas Endi )