Insentif Bagi Tenaga Kesehatan Yang Diterima Tidak Seperti Yang Tercantum Dalam Surat Keputusan Kementerian Keuangan - SIGERINDO.COM

Insentif Bagi Tenaga Kesehatan Yang Diterima Tidak Seperti Yang Tercantum Dalam Surat Keputusan Kementerian Keuangan

 Insentif Bagi Tenaga Kesehatan Yang Diterima Tidak Seperti Yang Tercantum Dalam Surat Keputusan Kementerian Keuangan


Sigerindo Aceh Selatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan , Novi Rosmita SE, M.Kes Kepada Sigerindo Sabtu (26/9/2020)mengatakan, insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 yang diberikan itu bukan semerta merta diterima seperti yg tercantum dalam surat keputusan kementerian keuangan

Namun ada rumusan lagi yang harus kita pedomani sesuai dengan Permenkes Nomor : HK.01.07/MENKES/392/2020 tentang pemberian instentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani corona virus disease Covid-19

Insentif Tenaga Medis dan Kesehatan Lainnya RSUD Yuliddin Away Aceh Selatan Cair, Total Tiga Bulan Pertama Nilainya Rp 38.181.762,-
Setelah enam bulan berjalan, akhirnya insentif bagi tenaga medis sebagai garda terdepan covid-19 di RSUD Yuliddin Away Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh cair untuk tiga bulan pertama.ungkap NOVI selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan

Katanya, Insentif ini hanya dikhususkan bagi tenaga medis, Perawat,Bidan dan Tenaga Kesehatan Lainnya yang melakukan perawatan terhadap pasien yang terkonfirmasi positif covid-19

Ada sekitar 35 orang tenaga medis , perawat dan Bidan dan tenaga Kesehatan lainnya di RSUD Yuliddin Away Aceh Selatan yang menerima dana insentif tenaga kesehatan dari Pemerintah

Ungkap Novi lagi "nilai dana yang diperkirakan mencapai Rp 38.181.762., Itu untuk tiga bulan, dari Maret, April, dan Mei," berapakah satu orang mendapatkannya,saya rasa, tidak sesuai dengan pekerjaan yang diemban kan oleh tenaga medis, pintanya.

"Bukan flat perbulan dokter spesialis dapat 15 jt dan seterusnya, tapi itu merupakan nilai maksimal" ungkapnya

Novi menambahkan, pencairan dana insentif ini sejatinya sudah ada sejak bulan Juli , hanya saja proses pencairannya membutuhkan waktu untuk verifikasi dan disalurkan ke rekening masing-masing tenaga kesehatan pada tanggal 4 September 2020,” tuturnya

Dan hal ini sangat menyedihkan bagi tenaga medis yang ikut menangani dan terlibat didalam penanganan covid 19,hal ini dikatakan demikian karena anggapan dari pada pablik seolah olah covid 19 ini menguntungkan bagi kami, malah ini merupakan taruhan nyawa,karena yang kita hadapi ini adalah virus yang mematikan ( Yunardi M.I.S)