Ketua Pejuang Bravo 5 Nikmat Melaporkan Carut Marut Persolan Lelang Proyek Lampung Tengah Ke KPK - SIGERINDO.COM

Ketua Pejuang Bravo 5 Nikmat Melaporkan Carut Marut Persolan Lelang Proyek Lampung Tengah Ke KPK

Ketua Pejuang Bravo 5 Nikmat  Melaporkan Carut Marut Persolan Lelang Proyek Lampung Tengah Ke KPK



Sigerindo Jakarta -Menuntut Keadilan menganai carut marut  lelang proyek yang disinyalir penuh kejanggalan lantaran dibatalkan secara sepihak tersebut

Berbagai  upaya  telah ditempuh untuk mendapatkan keadilan di Lampung dirasakan sangat sulit didapat, pejuang Bravo 5 membawanya hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pejuang Bravo 5 membawa persoalan lelang proyek yang akan diulang prosesnya, meskipun telah dimenangkan

Bahkan, untuk mengulang proses lelang yang telah dimenangkan Nikmat sempat ditelpon panitia lelang bahwa proyek tersebut milik APH. Tidak terima dengan keputusan sepihak tersebut, Nikamt cs membawa persoalan tersebut hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Pejuang Bravo 5 Lampung Tengah, Rahmad Nikmad. Menurutnya, berbagai upaya telah ditempuh untuk mendapatkan keaddilan, menyampaikan ke DPRD dan konsultasi ke pihak penegak hukum hingga ke KPPU Provinsi Lampung ujarnya

Namun, tetap saja persoalan lelang proyek yang dibatalkan secara sepihak tersebut tidak menemukan titik terang katanya

 Kita semua  merasa di Lampung tidak ada keadilan untuknya, karena itu persoalan tersebut lanjut dibawa ke Jakarta untuk melaporkanya ke KPK.

“Jadi Karena saya melapor sampai jakarta, Keadilan di Lampung, Khususnya Lampung Tengah sudah tidak ada lagi,” jelas Nikmad saat di hubungi melalui Watshap.

Semua upaya lanjut Nikmad, untuk mendapatkan keadilan tersebut telah dilakukan bersama rekan-rekannya. Namun, tetap saja keadilan itu jauh dari jangkauannya dilansir Headline Lampung

“Tapi tetap saja tidak ada titik terang, Saya menduga ini benar seperti yang di ungkapkan seorang rekanan ketua sebuah asosiasi bahwa proyek ini milik APH ujar Nikmad dengan nada geram (Redaksi)