Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting




Dua Ruang Pelayanan RSUD Muaradua Tutup Sementara Menyusul 3 Nakes Positif Covid-19

Sigerindo Oku Selatan Muaradua – Direktur RSUD Muaradua dr Erick Destiano, Sp. PD, mengeluarkan surat edaran pembatasan pelayanan rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menyusul 3 Tenaga Kesehatan yang menjalani isolasi terpapar Covid-19

Surat edaran dengan Nomor: 445/576RSUD/OKUS/X/2020 tersebut berbunyi, sehubungan terjadinya penularan Covid-19 pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Muaradua yang dikhawatirkan akan berdampak pada pelaksanaan pelayanan. Kamis (15-10-2020)

Maka terhitung mulai 16 Oktober 2020 sampai dengan 31 Oktober 2020, pelayanan pada ruang rawat inap penyakit dalam dan ruang inap anak ditutup operasionalnya sementara Sedangkan pelayanan lainnya masih tetap di buka seperti biasa.

Direktur RSUD Muaradua dr Erick Destiano.,Sp.,PD, saat di hubungi via WhatsApp awak media membenarkan adanya surat edaran tersebut.
Dikatakan Erick hal ini dilakukan akibat 43 tenaga kesehatan atau tenaga medisnya sedang menjalani isolasi

“Memang benar kami membatasi pelayanan di rumah sakit akibat adanya tenaga kesehatan atau nakes yang terpapar Covid-19 dan saat ini harus dirawat atau menjalani isolasi”.jelas Erick

Dijelaskan Erick, dari 43 tenaga kesehatan yang menjalan isolasi tersebut berstatus sebagian suspek dan sebagian kontak erat dengan nakes yang positif Covid-19

“Untuk Nakes yang menjalani isolasi tersebut, ada yang melakukan isolasi secara mandiri di rumah, ada juga yang isolasi di ruangan khusus RSUD dan ada 1 orang dirawat di ruangan isolasi karena masuk kategori suspek sedang”. pungkasnya

Terpisah Sekretaris Satgas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Dony Agusta, SKM, MM saat di hubungi via WhatsApp pula membenarkan adanya tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Muaradua positif Covid-19

Dikatakan Dony ada tiga tenaga kesehatan di RSUD Muaradua yang positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab yang diterima pihaknya pada 14 Oktober 2020 kemarin

“Ketiga Nakes tersebut yakni Mw (22), Rm (23) dan Fy (32). Dengan bertambahnya Tiga tenaga kesehatan ini, berarti ada 14 kasus positif-Covid-19 di OKU Selatan”, jelas Dony. (hadirisman)
BERITA TERBARU