Kader Muda NU Geram Cuitan Nyimas Atikawati di Facebook - SIGERINDO.COM

Kader Muda NU Geram Cuitan Nyimas Atikawati di Facebook

Kader Muda NU Geram Cuitan Nyimas Atikawati di Facebook

Sigerindo Musi Rawas - pada masa kampanye pilkada serentak 2020 di Musi Rawas seharusnya bisa di di jadikan hal positif bagi pendukung dan tim Pemenangan untuk mengenalkan program dan visi misi Pasangan calon yang mereka dukung

Namun sangat di sayangkan apabila ada pendukung Paslon yang melakukan penghinaan dan pernyataan kurang baik terhadap salah satu tokoh dan kelompok pendukung pasangan calon yang menjadi lawan politiknya. Dan hal ini ternyata terjadi di pilkada Musi Rawas 2020, diduga salah satu oknum istri ASN yang melakukan penghinaan di akun media sosial (Facebook) miliknya Nyimas Atikawati yang tertuju pada salah satu sesepuh NU (Kyai H.Muhammad Hidayat) dan sekelompok relawan pendukung Paslon Bupati dan Wakil Bupati Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti

Ahmad Tarsusi selaku kader muda NU yang juga murid dari kyai NU Mbah Dayat menanggapi atas pernyataan tersebut. "sangat menyayangkan hal ini di lakukan oleh oknum istri ASN berbicara seperti itu, di akun media sosial miliknya hanya karena perbedaan dukungan," ungkap tose nama sapaan akrabnya

Kyai H Muhammad Hidayat yang mempunyai ribuan jamaah dan murid di Silampari merupakan sesepuh NU di Musi Rawas, LubukLinggau dan Musi Rawas Utara yang menyatakan dukungannya ke Paslon Ramah Berarti berdasarkan komitmen pasangan ini untuk melakukan perubahan Musi Rawas untuk lebih baik lagi terkhusus bagi keluarga besar NU di Musi Rawas

" Beda dukungan dalam pilkada menjadi hal yang biasa namun apabila seorang kyai yang menjadi panutan kami di sakiti, maka seluruh warga NU akan tersakiti," lanjut tose

Ahmad Tarsusi menegaskan kami menunggu etikat baik dari oknum tersebut untuk menemui dan meminta maaf kepada Mbah Dayat

"Kami meminta dalam 2 x 24 jam Nyimas Atikawati harus segera menemui Mbah Dayat dan meminta maaf secara pribadi maupun tertulis, kami tunggu etikat baiknya kepada guru sekaligus orang tua kami, kalau secara hukum biarlah pihak berwenang menindaklanjuti permasalahan ini" tegas tose. (Novian)