Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting




Oknum Kapolsek terlapor. Propam Polri Keluarkan SP2HP


Sigerindo Lambar - Kasus ketidakprofesionalan penanganan perkara yang diduga dilakukan oknum Kapolsek Sumber Jaya, Resor Lambar, Polda Lampung Kompol Arjon Syahferi. SH dan anak buahnya atas Laporan Polisi Nomor : 273/K/VIII/2019/Polda LPG / Res Lambar / Sek Sumber Jaya tanggal 06 Agustus 2019 masih belum ada titik terang

Pihak pengacara korban Dicky Irawan. SH. MH bahkan langsung mendatangi Div Propam Bareskrim Polri terkait kelanjutan penanganan kasus tersebut.

"Pasalnya terdapat kejanggalan dalam penanganan kasus sebut, setelah 6 bulan lebih dari pelaporan kasus, belum ada SP2HP ke Kuasa Hukum, Korban dan Keluarga" terangnya

" Dasar penyidikan itu dari laporan polisi. Seharusnya dari laporan itu, ada SP2HP yang diberikan Penyidik ke Kuasa Hukum, Korban dan Keluarga korban. Tapi itu tak dilakukan," ujar pengacara korban, Indah Maylan. SH di Polsek Sumber Jaya, Kamis (26/9/2019).

Indah menyebut jika kasus tersebut telah dilaporkan ke polisi pada 06 Agustus 2019 terkait adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan. Kasus dugaan pengeroyokan itu dilakukan oleh 4 orang, satu diantaranya Beni Yansa Putra yang saat ini mendekam di LP dengan vonis 32 bln, yang lainnya anak JURU MASAK yang berkerja di rumah Dinas Bupati Lampung Barat diduga terlibat tidak di proses hukum

"Kami harap penyidik propam Polda Lampung tetap profesional, akuntabilitas dan transparan setelah memeriksa beberapa saksi guna melengkapi berkas pemeriksaan yang dilakukan di kantin Polres Lambar dan Hotel di kota Liwa, Lambar yang dilanjutkan mendatangi TKP di Desa Tugu Mulya, Kec Kebun Tebu, Kab Lambar",ungkap Risman.

Kami Pihak korban terus memantau perkembangan kasus tersebut dan meminta penyidik segera mengeluarkan SP2HP,Pelapor sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Lampung sebanyak 2 kali

"Kami percayakan kepada penyidik Polda Lampung soal kasus ini. Seharusnya pelapor sudah langsung bisa mengetahui melalui SP2HP karena kasus ini sudah cukup lama," ujarnya.

Pihaknya kini masih menanti kelanjutan kasus tersebut untuk segera diusut dan dituntaskan.

Sebelumnya, DK jadi korban pengeroyokan salah satu diduga pelaku anak juru masak yang bekerja di rumah Dinas Parosil Mahbos Bupati Lambar. Ayah korban diketahui masih rekan dari Bupati,
Bahkan ayah korban sempat menjadi tim sukses si Bupati saat maju dalam Pilkada Lambar.

Aksi pengeroyokan dilakukan Beni Yansa Putra Dkk di rumahnya di Desa Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, Kab Lambar, Selasa 06 Agustus 2019.
Pihak korban telah membuat laporan terkait kasus tersebut. Korban dan Saksi-saksi dimintai keterangan di dampingi kuasa hukum dari YLBH Karib Jelata Indah Maylan.SH, Jum'at (27/9/2019). (Red)
BERITA TERBARU