Penanganan Atasi TANTRUM Pada Anak - SIGERINDO.COM

Penanganan Atasi TANTRUM Pada Anak

 Penanganan Atasi TANTRUM Pada Anak

Sigerindo Palembang - Anak merupakan anugerah terindah dalam hidup seseorang dari sang maha pencipta Allah SWT.Banyak pasangan hidup suami istri yang menginginkan kehadiran atau keturunan yang baik sebagai penyejuk hati.

Anak merupakan titipan yang Allah berikan dan akan dimintai pertanggung jawabannya kelak di hari akhir. Oleh sebab itu di mulai dari diri penulis mengajak semua para orang tua hendaknya sadar bahwa apa pun yang Allah berikan kepada diri hendaknya terlebih dahulu di syukuri agar kenikmatan-kenikmatan selanjutnya selalu menanti kita.

Namun dalam kehidupan kita sehari-hari sering kita jumpai anak-anak yang mempunyai perilaku yang sering membuat si orang tua menjadi malu di hadapan khalayak ramai. contohnya anak mempunyai sifat pemarah, semaunya dan egosentris. Kita sering menjumpai anak yang memiliki emosi tidak terkontrol seperti anak menangis, menjerit, dan berguling di tempat umum sebaiknya tidak perlu cemas.Apalagi saat anak menginginkan sesuatu barang seperti ilustrasi berikut ini:

Apakah Tantrum itu ?
Didi adalah seorang anak yang berumur 3 tahun 2 bulan, tiba-tiba dia cemberut, marah, melotot sambil berteriak-teriak seraya menghentakkan kakinya, “ Aku mau beli itu mama !!!! pokoknya aku mau itu!!!” sambil menunjuk sebuah mainan mobil-mobilan yang bisa berubah menjadi robot power ranger, melihat mamanya hanya diam saja,teriakannya semakin menjadi dan sulit di kendalikan sehingga membuat orang-orang yang ada di sekitarnya memandang ke arah mereka.Akhirnya dengan menahan rasa jengkel mamanya terpaksa membelikan mainan tersebut.

Tantrum adalah ledakan emosi dan kemarahan yang tidak terkendali pada anak-anak dan biasanya terjadi pada rentang waktu 1.5 – 4 tahun. kejadian tantrum berkaitan erat dengan cara berkomunikasi anak tersebut yang belum lancar. Jadi sesibuk apapun orang tua, namun harus tetap mengetahui perkembangan pola asuh yang baik seharusnya di berikan terhadap anak.

Allah SWT berfirman dalam surat At-taghabun 15
“ Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan bagimu, dan di sisi Allah lah pahala yang besar” Nah dari prilaku yang di tunjukkan oleh didi sering di sebut tantrum atau prilaku explosif yaitu kesulitan mengungkapkan keinginan secara verbal dan biasanya di ungkapkan secara meledak-ledak.
Tantrum sebenarnya memiliki aspek positif yaitu sebagai cara untuk mempertahankan diri seorang anak ketika berada dalam keadan frustasi, di ganggu atau ketika sesuatu miliknya di ambil. Respons kemarahan yang di keluarkan akan lebih sehat dari pada memendam masalah.

TIPS MENANGANI ANAK TANTRUM
• jadi usahakan untuk tetap bersikap tenang dan tetap berada di sekitar anak agar anak tetap aman namun tetap mengendalikan diri, tidak terpancing oleh prilaku tantrum yang dapat menyebabkan orang tua lepas kontrol.
• Hindari berargumentasi dengan anak di saat tantrumnya meledak-ledak. karena hal tersebut akan sia-sia.
• Mencari tahu apa penyebab tantrum dan mencatat hal-hal yang dapat menyebabkan anak berlaku temper tantrum, hal ini untuk antisipasi peristiwa rawan konflik dan menghindarkan diri dari kondisi tersebut.
• Peluk dan cium serta jelaskan bagaimana sesuatu yang baik dan benar pada anak
• Ajarkan kosisten dan istiqomah “ katakan laa taghdop falakal jannah jangan marah dan bagimu surga”

Catatan :
• Jangan mengambil jalan pintas dengan menuruti semua apa yang di kehendaki anak untuk menghentikan tantrum pada anak karena hal itu akan memperparah tantrum anak itu sendiri,dan anak akan berpikir efektif untuk meminta sesuatu yang diinginkan dengan menampilkan tantrumnya.
• Sebagai orang tua harus konsisten dalam kedisiplinan anak.
• Berikan Reward dan pujian apabila anak sudah menampilkan prilaku baik.
• Jangan lupa selalu berdoa kepada Allah SWT agar kita selalu di berikan keturunan yang sholeh dan sholeha.