PJS Bupati Oku Selatan Hj.Nora Elisya Hadiri Rapat Pemantapan Event Sriwijaya Ranau Grand Fondo Tahun 2020 Bersama Gubernur Sumsel Herman Deru - SIGERINDO.COM

PJS Bupati Oku Selatan Hj.Nora Elisya Hadiri Rapat Pemantapan Event Sriwijaya Ranau Grand Fondo Tahun 2020 Bersama Gubernur Sumsel Herman Deru

PJS Bupati Oku Selatan Hj.Nora Elisya Hadiri Rapat Pemantapan Event Sriwijaya Ranau Grand Fondo Tahun 2020 Bersama Gubernur Sumsel Herman Deru

Sigerindo Palembang - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru Pimpin Rapat Pemantapan Sriwijaya Ranau Grand Fondo Tahun 2020. Selasa (27/10/2020)

Berlokasi di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, turut hadir dalam Rapat ini Pjs. Bupati OKU Selatan Hj.Nora Elisya.,S.H.,M.M., Sekretaris daerah OKU Selatan, para FKPD dan OPD Provinsi Sumsel, Pjs.Bupati Ogan Ilir, Kepala Dinas Pariwisata OKU Selatan serta undangan lainnya.

Dalam Sambutan dan arahan Gubernur Sumsel menyampaikam, meminta agar panitia dapat melakukan gladi bersih terkait pelaksanaan kegiatan secara teknis sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku merujuk pada Peraturan Menkes No 382 Tahun 2020 yang telah diterbitkan pada 19 Juni 2020.

“Pertama yang harus dibedah adalah memastikan pelaksanaan ini benar-benar sesuai protokol kesehatan. Selain itu, kita juga tetap harus memperhatikan kesiapan infrastruktur, kesiapan rute dan kepanitiaan Provinsi yang akan di breakdown ke kepanitiaan lokal,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan SRGF akan melibatkan berbagai komponen lokal dan pendatang, menurutnya event ini akan menjadi ajang rekreasi yang juga untuk memperebutkan prestasi. Maka penyelenggaraannya tentu butuh dukungan dari berbagai pihak, termasuk peran TNI/Polri yang kita ajak untuk berpartisipasi menjaga kenyamanan, keamanan, dan tentunya memastikan agar kegiatan ini benar-benar terlaksana sesuai protokol kesehatan.

“Pemprov Sumsel siap mendukung Pemkab OKUS dalam mempersiapkan kegiatan ini. Termasuk kesiapan infrastruktur, rambu-rambu keselamatan, juga kesehatan. Dimana ditengah pandemi kita dituntut untuk menjaga keseimbangan aspek kesehatan, pemulihan perekonomian, dan juga aspek sosial tukasnya (Risaman)