Warga Lhok Keutapang Tapaktuan Dambakan Tanggul Untuk Pengaman Kuburan Umum Di Bibir Pantai - SIGERINDO.COM

Warga Lhok Keutapang Tapaktuan Dambakan Tanggul Untuk Pengaman Kuburan Umum Di Bibir Pantai

Warga Lhok Keutapang Tapaktuan Dambakan Tanggul Untuk Pengaman Kuburan Umum Di Bibir Pantai


Sigerindo Aceh Selatan - Mengingat semakin terkikisnya lahan kuburan umum dan terus terjadinya abrasi pantai warga gampong Lhok Keutapang Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan mendambakan tanggul sebagai pengaman Kuburan umum yang terletak di bibir pantai

Kuburan umum yang terletak di pesisir pantai lingkungan III Lhok Keutapang Kecamatan Tapaktuan sejak terjadinya musim barat gelombang laut samudra Aceh Selatan terus menggerus lahan kuburan umum,sehingga beberapa kuburan rata dan hilang dari pada dasar kuburan umum tersebut

Secara tanggap darurat warga Lhok Keutapang telah membuat tanggul sementara, dengan membuat goni berisikan pasir sebagai tanggul untuk menghindari semakin diperparahnya abrasi yang terus menggerus hingga puluhan meter kawasan bibir pantai kuburan umum

Bahkan jika penanganannya abrasi ini terlambat dapat mengangkat jasad jenazah yang sudah dikebumikan ujar tiga Kepala Dusun Lhok Keutapang kepada Sigerindo Selasa(20/10/2020)

Kepala Gampong Lhok Keutapamng secara terpisah yang dihubungi wartawan Orbit mengatakan persoalan untuk pengamanan kuburan umum sudah pernah kita usulkan di saat berlangsungnya Musrembang, namun yang baru terjadi abrasi ini hanya secara lisan yang baru kita laporkan, namun yang baru terjadi abrasi ini itu belum akuinya

Malah warga Lhok Keutapang sangat mengharapkan agar tanggul pengaman kuburan umum Lhok Keutapang hendaknya dapat disegerakan bangunannya, mengingat semakin ganasnya gelombang mengikis bibir pantai lahan kuburan umum yang terus dihantam gelombang sehingga terus terjadi abrasi pantai

Camat Kecamatan Tapaktuan Halim Bahri SE yang ditemui Sigerindo secara terpisah juga mengatakan sungguh memprihatinkan lahan kuburan umum yang terletak di bibir pantai di gampong Lhok Keutapang Tapaktuan sepanjang 25 meter lebih kurang itu sangat membutuhkan pembangunan tanggul sebagai pengaman pantai yang terus menggerus lahan kuburan umum tersebut, sehingga hal ini menjadi perhatian baik pemerintah Provinsi Aceh maupun pemerintah Pusat,ucapnya dan sekarang tanggulnya hanya berisikan pasir dalam karung,sebagai pengaman yang sangat darurat yang dibuat oleh para pemuda selaku warga Lhok Keutapang Tapaktuan

Sedangkan Kepala BPBD Aceh Selatan Cut Syazalisma yang dihubungi Sigerindo dengan terus terang, mengatakan hendaknya pihak gampong Lhok Keutapang dapat memberikan laporan secara tulisan kepada camat dan camat meneruskan ke kabupaten sehingga permohonan tersebut dapat di tanggapi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dan nanti kita akan mengcroscek lokasi yang membidangi tentang bidang bencana,tutupnya (Yunardi.M.I.S)