Tim Dermawan Lakukan Pengasapan DBD Di Kecamatan Tegineneng dan Negeri Katun - SIGERINDO.COM

Tim Dermawan Lakukan Pengasapan DBD Di Kecamatan Tegineneng dan Negeri Katun

Tim Dermawan Lakukan Pengasapan DBD Di Kecamatan Tegineneng dan Negeri Katun


Sigerindo, Pesawaran - Selain fokus dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Tim Dermawan juga melakukan Aksi Peduli mencegah serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di dua kecamatan diantaranya Kecamatan Tegineneng dan Kecamatan Negri Katon, Sabtu (2020/11/21).
Koordinator Tim Dermawan Peduli DBD, Abzari Zahroni, mengatakan pihaknya melaksanakan pengasapan di dua kecamatan dengan delapan titik pengasapan untuk mencegah serangan DBD. “Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Dermawan Perduli DBD. Pencegahan penyakit berbahaya itu perlu dilaksanakan untuk menghindari adanya peningkatan serangan DBD di lingkungan rumah warga,” kata dia.
Dijelaskannya, meski di Kecamatan Tegineneng dan Kecamatan Negri Katon belum ada warga yang terserang DBD, tapi pencegahan dan antisipasi perlu dilakukan. Salah satunya dengan melakukan pengasapan untuk membunuh nyamuk penular DBD. “Sampai sekarang belum ada laporan kalau ada warga terserang DBD, tapi kita harus tetap waspada dan melakukan pencegahan, agar jangan sampai kasus DBD terjadi,” jelasnya.
Menurutnya, dalam melakukan pengasapan menggunakan mesin fogging itu pihaknya didampingi oleh Pengurus PAC PDI-P di dua kecamatan tersebut. “Kegiatan Dermawan Perduli DBD ini, kami didampingi oleh pengurus PAC PDIP di Kecamatan Tegineneng dan Kecamatan Negri Katon. Alhamdulillah mereka semangat untuk untuk melakukan kegiatan dan sekaligus mensosialisasikan Pasangan Dendi-Marzuki,” ujarnya.
Selain melakukan pencegahan serangan DBD dengan menggunakan mesin fogging, pihaknya berharap masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan, dan rutin melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk. “Pengasapan yang kita lakukan hanya untuk pencegahan saja, jadi untuk selanjutnya, masyarakat harus membersihkan lingkungan sekitar terutama yang biasa menjadi sarang nyamuk,” tandasnya. ( Rahman )