Dengan Adanya Dinergisitas dan Stakeholder dari berbagai elemen, Pemkab Harapkan Bebas Radikalisme - SIGERINDO.COM

Dengan Adanya Dinergisitas dan Stakeholder dari berbagai elemen, Pemkab Harapkan Bebas Radikalisme

Dengan Adanya Dinergisitas dan Stakeholder dari berbagai elemen, Pemkab Harapkan Bebas Radikalisme

Sigerindo Way Kanan Saresehan Dan Sinergisitas Pemerintah Daerah, Majelis Ulama Dan Cendikiawan Muslim Dalam Menanggulangi Bahaya Radikalisme Di Kabupaten Way Kanan
di Aula Kantor Kemenang Way Kanan, Senin, (21/2020

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekdakab Saipul, Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Ketua dan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Way Kanan, Ketua dan Jajaran pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI ) Organisasi Daerah Kabupaten Way Kanan, Narasumber Bapak DR. Suwanto MPd, Tokoh agama dan tokoh Masyarakat.

Sebagaimana situasi Pandemi yang kita ketahui, Sekda Saipul mengatakan seluruh Negara dibelahan dunia sedang bersama sama berjuang mengatasi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19), yang berdampak langsung pada kondisi kehidupan umat manusia.

"Dalam situasi Pandemi ini seluruh negara yang ada di belahan dunia Indonesia khususnya sedang bekerja keras dan bersama-sama berjuang untuk mengatasi Penyebaran Covid 19 yang telah melanda kita semua,"Kata Saipul.

Selain itu Saipul juga menambahkan dampak Pandemi Covid 19 ini sangat lah berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi kita dan membutuhkan energi yang besar untuk melakukan pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat
"Pertumbuhan ekonomi melambat sementara untuk mengatasi kondisi tersebut dibutuhkan energi yang besar untuk melakukan pemulihan ekonomi dan pemulihan kesehatan masyarakat,"Tambah Saipul.
Dan bukan hanya situasi Covid 19 saja, amat mirisnya Kerukunan antar warga yang selama ini kita jalin, berubah menjadi perselisihan yang tak terkendali. Beberapa kelompok fanatik yang dengan mudahnya tersulut provokasi, menimbulkan aksi-aksi yang berujung pada tindak kekerasan dan masyarakat merasa tak aman lagi dengan bangsa hanya karena perbedaan yang ada,

Radikalisme yang telah menyatu dengan masyarakat, perlahan mengancam keberagaman adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di negeri ini, Maraknya berbagai persoalan yang berkaitan dengan perkembangan radikalisme di Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat pemerintah saja, namun menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa.

Peran seluruh elemen masyarakat, aparat pemerintah, tokoh agama, Cendikiawan tokoh pemuda, dan para pemuka masyarakat sangat penting untuk bersama-sama memikul tanggung jawab moral melawan radikalisme.
Hadirin yang berbahagia,
Ada beberapa langkah dan strategi kontra radikalisasi untuk menghadapi radikalisme, antara lain:

1. Penanaman nilai-nilai ke-Indonesiaan atau wawasan kebangsaan serta nilai-nilai non kekerasan melalui pendidikan, baik formal maupun non formal;

2. Memperkuat pendidikan dan pembinaan karakter kebangsaan dengan menanamkan pemahaman yang mendalam mengenai Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada seluruh komponen bangsa;

3. Memberikan pemahaman agama yang damai dan toleran agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam arus paham radikal.
Bapak, ibu, saudara-saudara yang saya hormati,Demikian yang dapat disampaikan


Saipul yang juga mewakili Bupati dan Pemkab Way Kanan berharap“Saya mewakili Bupati dan Pemerintah Daerah berharap Semoga dengan adanya sinergisitas kita semua beserta stakeholder lainnya negara kita pada umumnya, khususnya Kabupaten Way Kanan yang kita cintai terhindar dari bahaya radikalisme yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.”Tutupnya (Deki)