DPRD Kerinci Gelar Pertemuan Tertutup dengan Balai TNKS, Ada Apa ? - SIGERINDO.COM

DPRD Kerinci Gelar Pertemuan Tertutup dengan Balai TNKS, Ada Apa ?

DPRD Kerinci Gelar Pertemuan Tertutup dengan Balai TNKS, Ada Apa ?

Sigerindo, Kerinci -Keresahan warga Kerinci atas pengrusakan hutan di kawasan Taman Nasional Kerinci (TNKS), rupanya mulai ditanggapi DPRD Kabupaten Kerinci

Diam-diam DPRD Kerinci telah memanggil pihak Balai TNKS. Kamis (25/03). “Ada Hearing DPRD Kerinci dengan Balai TNKS.” Ungkap Asrizal, wartawan yang ingin meliput dilokasi.

Namun disayangkan pertemuan DPRD Kerinci dengan Balai TNKS dilakukan secara tertutup. Akibatnya, para wartawan kesulitan untuk mendapatkan informasi

“Tidak tau kita apa yang dibahas, bagaimana hasilnya dan apa keputusnnya. Soalnya ini kenapa dilakukan tertutup, publik ingin tau lah.” Ungkap Edi Satria salah satu wartawan dilokasi

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Kabupaten Kerinci, Mensediar saat ditanya wartawan mengaku tidak tahu soal pertemuan tersebut.
“Tidak tau kami, mungkin komisi dua itu.”katanya kepada awak media dilokasi sembari pamit ingin pulang

Sebelumnya melalui surat nota dinas Sekretariat DPRD Kerinci yang ditandatangani wakil ketua Komisi dua DPRD Kerinci, Amrizal disebutkan agenda soal pemanggilan pihak Balai TNKS

Adanya pertemuan Balai TNKS bersama DPRD Kerinci, juga dibenarkan oleh Yuldi Herman, salah satu unsur pimpinan DPRD Kerinci. Hanya saja ia enggan menjelaskan lebih rinci

“Benar hari ini ada rapat membahas hutan TNKS yang telah banyak dirambah.” Kata Yuldi Herman wakil ketua DPRD kepada wartawan

Berdasarkan pemantauan wartawan di Sekretariat DPRD Kabupaten Kerinci, (Kamis (25/03) sekitar pukul 16:00 WIB terlihat rombongan yang diduga pihak Balai TNKS keluar dari kantor DPRD Kerinci dan langsung menaiki mobilnya

Selain itu, dilokasi juga terlihat Wakil Bupati Kerinci, Ir. Ami Taher yang keluar dari gedung DPRD Kerinci dan langsung menaiki mobil dinasnya
Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Edminudin dihubungi via pesan WhatsApp tidak ada jawaban. (Dewi)