Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting




Andai Kejagung Tidak Ajukan Kasasi Kasus Pinangki Maka Dugaan Rakyat Benar Jaksa Pinangki Dihukum Rendah Serta Dilindungi

Sigerindo Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan Kejaksaan Agung punya kesempatan terakhir mengajukan kasasi atas putusan tingkat banding Pinangki Sirna Malasari, Senin (5/7) Karena itu, ICW meminta Kejagung agar segera mengajukan kasasi.


"ICW mendesak agar langkah kasasi segera ditempuh," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana.
Menurut Kurnia, jika Kejagung tidak ajukan kasasi, maka dugaan publik selama ini kian terkonfirmasi, bahwa Kejagung sedari awal memang ingin melindungi dan berharap agar Pinangki dihukum rendah.

"Bagi ICW, Pinangki layak untuk dihukum maksimal," kata Kurnia.
Dia menilai Pinangki melakukan kejahatannya itu saat masih menyandang status sebagai penegak hukum, yaitu jaksa

Kurnia mengingatkan, Pinangki telah melakukan tiga tindak pidana sekaligus, yakni suap, pencucian uang, dan permufakatan jahat

Dia menambahkan, Pinangki menjalankan praktik korupsi guna membantu buronan perkara korupsi hak tagih Bank Bali yang sedang dicari oleh Kejagung saat itu, Djoko Tjandra.

"Selain hal tersebut, putusan banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta itu harus segera dianulir oleh Mahkamah Agung, sebab dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi persidangan korupsi lainnya yang melibatkan oknum penegak hukum," tutur Kurnia.

Sebelumnya, melalui putusan banding, majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Pinangki dari semula sepuluh tahun menjadi empat tahun penjara.

Padahal, dalam perkaranya, Pinangki terbukti melakukan tiga perbuatan pidana sebagaimana dikutip dari rilies jpnn.com.(***)
BERITA TERBARU