Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



UPTD Puskeswan Katibung Lam-Sel Raih Penghargaan Menteri Pertanian


Sigerindo, Lampung Selatan-- UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Katibung di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Hewan Lampung Selatan mendapat penghargaan di bidang pengembangan peternakan di wilayah tersebut. Penghargaan diperoleh dari Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, awal Agustus kemarin.

Menurut Kepala Dinas Peternakan Lampung Selatan Hi.Arsyad penghargaan diberikan karena prestasi UPTD Puskeswan Katibung di berbagai bidang. Antara lain berhasil dalam memberikan pelayanan dasar tehnis peternakan seperti tehnologi embrio tranfer, inseminasi buatan, dan pemberian asuransi usaha ternak sapi (auts). “Selain itu Kecamatan Katibung pernah menjadi lokasi panen pedet hasil IB yg dihadiri menteri pertanian, serta memiliki pelaku usaha peternakan yang sangat berkembang di wilayah tersebut,” katanya.

Seperti diketahui, Puskeswan merupakan Pos Kesehatan Hewan yang memberikan pelayanan di bidang kesehatan hewan sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Bersama Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri Nomor 690/Kpts/ TN.510/10/1993 dan Nomor 88 Tahun 1993 Tentang Pos Kesehatan Hewan.

Puskeswan mempunyai tugas antara lain melakukan kegiatan pelayanan kesehatan hewan di wilayah kerjanya; melakukan konsultasi veteriner dan penyuluhan di bidang kesehatan hewan; dan memberikan surat keterangan dokter hewan.

Sedangkan fungsinya melaksanaan penyehatan hewan; pemberian pelayanan kesehatan masyarakat veteriner; pelaksanaan epidemiologik; pelaksanaan informasi veteriner dan kesiagaan darurat wabah.

Puskeswan juga dapat berfungsi sebagai ‘check point’ untuk Penguatan daerah perbatasan terhadap Pengendalian Penyakit Hewan (Zoonosis), yang sangat diutamakan apalagi mengingat Kabupaten Lampung Selatan sebagai gerbang Pulau Sumatera.

“Untuk menangani Kesehatan Hewan dan pengendalian penyakit di 17 Kecamatan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan didukung dengan keberadaan 12 kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskeswan ,” katanya. (UMB)

Wartawan: UMB, Editor: Umar Bakti

 

BERITA TERBARU