Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Satu Orang Non Muslim Menyatakan Masuk Islam Di Desa Meunuang Kinco, Babinsa Hadir Menyaksikan

Sigerindo Aceh Barat - Setiap orang berhak memilih dan memeluk agama menurut keyakinan dan kepercayaan masing-masing, layaknya hari ini Yenisa Buulolo (22) memutuskan untuk masuk agama lslam dan resmi menjadi seorang mualaf. Pengislamannya turut disaksikan oleh Babinsa Posramil 05/Pante Ceureumin Kodim 0105/Abar Serda Saefudin yang digelar di Masjid Babut Taqwa Desa Meunuang Kinco Kecamatan Pante Ceureumin, Sabtu (8/1/2022)

Usai mengucapkan dua kalimat syahadat, Yenisa Buulolo berubah manjadi nama lebih lslami dengan panggilan Hafsah Buulolo. Hafsah bermakna berubah ataupun bentuk lain dengan harapan bisa hijrah setelah memeluk agama rahmatan lil alamin.

Dalam proses Pengislamannya dipandu oleh Tengku Jubir, S.,Hi., sekaligus memberikan secercah pencerahan yang mana saat ini Hafsah telah berlabel mualaf dan menjadi bagian dari umat muslimat.

"Alhamdulillah, lni adalah suatu hidayah dan keputusan yang sangat matang. Jadi, mulai detik ini segera mengenali keberadaan Allah SWT, mengenali Rububiyah Allah SWT dan mengenali Uluhiyah Allah SWT serta mengenali nama - nama maupun sifat - sifat Allah SWT. Dan yang lebih penting lagi kenali diri sendiri, setelah memeluk lslam ini maka lakasanakan kewajiban yang di perintahkan oleh Allah SWT dan menjauhi segala larangan - larangan Nya", ujar Tgk. Jubir menasehati

Lebih gamblang lagi Tgk. Jubir menegaskan, penyataan masuk Islam dengan membaca syahadat tentu belum cukup, menurutnya perlu adanya upaya untuk menyempurnakan seseorang yang telah masuk Islam, paling tidak mereka itu harus diberi pemahaman, pendampingan oleh para Kyai, Ustadz maupun para penyuluh agama Islam agar mereka memahami apa yang harus dilakukan setelah masuk Islam.

“Menjadi tugas Kita bersama baik para Kyai, Ulama, Ustadz maupun Tengku - Tengku para penyuluh Agama Islam untuk memberikan pembinaan, mendampingi dan memberikan pemahaman pada saudara Kita Hafsah Buuloloyang baru saja masuk Islam. Ajarkan dan bimbinglah secara perlahan terutama tentang ibadah wajib Sholat 5 (lima) waktu,” imbuh Tgk. Jubir

Sementara itu, Serda Saefudin yang turut menyimak prosesi Pengislaman ini juga memberikan sekelumit bekal ilmu keagamaan kepada Hafsah Buulolo.

"Mengungkapkan dua kalimat syahadat alhamdulillah berjalan lancar. Sekembalinya dari sini bisa melakukan mandi sebagai sunnah dan jangan lupa menunaikan ibadah wajib. Dan jangan lupa berdoa meminta keberkahan dari Allah SWT tentunya", tandas Serda Saefudin singkat

Momen bersejarah khususnya bagi Hafsah ini turut dihadiri Camat Pante Ceureumin, Babinsa Posramil 05/PC, Kepala KUA, Ketua MPU, WH, Keuchik Meunuang Kinco dan masyarakat setempat yang menyambut penuh antusias.
BERITA TERBARU