Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Koperasi Simpan Pinjam Berlabel Lamboy Menjadi Sorotan Publik

Sigerindo Kerinci - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang berlabel Lamboy milik JFW S (P Ronal) dapat sorotan masyarakat, hal ini terkait aktivitas Pembungaan uang dalam nilai yang tinggi dengan berkedok Koperasi Simpan Pinjam (KSP).

Selain terlibat sejumlah konspirasi mafia tanah di Kerinci, ternyata JFW S (P. Ronal) juga menebar anak buahnya dibeberapa wilayah dalam kota Sungai Penuh dan kabupaten Kerinci dalam bentuk KSP, namun dalam wajah yang berbeda dengan banyak KSP lainnya.

Hal ini disebabkan tingginya bunga dan cara pembayaran pinjaman yang sedikit mengerut dahi. Sehingga disebut banyak warga sebagai Rentenir yang dalam bahasa kasarnya "Lintah Darat". Sebagian besar korban mengaku terpaksa meminjam karena kebutuhan ekonomi yang sempit.

LSM Gasak melalui Direkturnya Edia Satria, S.Pd mengharap adanya pengawasan ketat terhadap aktivitas seperti ini, pihak instansi terkait hendaknya melakukan pengecekan terhadap izin operasional KSP yang dimaksud. Sebab tidak sedikit pelaku ekonomi dan masyarakat awam menjadi tercekik dengan lilitan bunga yang amat tinggi, dari 20 hingga 30 persen. Hasil penelusuran dilapangan menemukan Fakta yang amat miris, mekanisme dan sistem kerja perkoperasian Indonesia terlihat diabaikan, sesuai aturan yang ada, setiap Koperasi simpan pinjam harus melaksanakan Rapat Anggota Tahunan secara rutin, serta mengedepankan azas kesejahteraan bersama, dan itu tidak pernah dilaksanakan sama sekali oleh KSP Lamboy.

Yang lebih miris, yakni cara penagihan yang dipraktekkan Jfw sihaloho dan anak buahnya terkesan anarkis dan nyaris sering terjadi bentrok Fisik.

Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci Boy Edwar ketika dihubungi media turut berkomentar, beliau berharap adanya keseriusan pihak terkait dalam membasmi praktek liar seperti ini, "sekarang bukan zaman kompeni, pribumi harus bisa merasakan kemerdekaan yang hakiki, bukan malah tercekik ditanah sendiri. Ujar boy

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Kerinci saat dihubungi via whatsap, mengaku telah membentuk tim khusus dalam melakukan pengawasan, dan dalam waktu dekat akan turin langsung kelapangan menindak lanjuti laporan-laporan dan keluhan masyarakat. "Kami sudah tugaskan Kabid dan Kasi untuk turun langsung dalam beberapa hari kedepan" ungkapnya. (DA)
BERITA TERBARU