Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Rapat Kerukunan Beragama, Lettu lnf Khairul Zein, S.H : FKUB Jadi Motor Kerukunan dan Aktor Protokol Kesehatan

Sigerindo Aceh Barat - Forkopimda Aceh Barat menggelar Rapat dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Ruangan Rapat Bupati Jalan Gajah Mada Desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan dengan tema "Kita Jalin Sinergitas Kehidupan Beragama Bagi Masyarakat Kabupaten Aceh Barat", Rabu (14/7/2021)

FKUB merupakan Forum atau sebuah wadah Lintas Agama yang dibentuk oleh masyarakat dan di fasilitasi oleh Pemerintah dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan umat beragama untuk mewujudkan kerukunan serta kesejahteraan bagi seluruh pemeluk agama yang ada di lndonesia khususnya di Bumi Teuku Umar.

Secara umum, peran FKUB sangatlah penting dalam menjaga kerukunan umat beragama dari berbagai potensi konflik, perbedaan pemahaman baik budaya maupun politik yang dapat memicu terjadinya perpecahan. Disamping itu, FKUB juga bisa menjadi agen untuk menjalin hubungan silaturrahmi antar pemeluk agama sehingga dapat terjalin dengan baik dan tenteram

Hal tersebutlah yang disampaikan oleh Pasiter Lettu lnf Khairul Zein, S.H., saat di Forum rapat atau diskusi

"Pakat bersama ini adalah untuk meningkatkan koordinasi antar pemuka agama dalam wadah FKUB dengan Forkopimda sebagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan, keamanan, kedamaian, ketentraman dan ketertiban masyarakat dalam kehidupan beragama di Tanah Rencong ini. Apalagi umat muslim yang tinggal hitungan hari akan merayakan Lebaran ldul Adha. Maka sikap toleransi dan saling menghargai harus dikedepankan. Tidak hanya sebatas kerukunan, FKUB juga harus menjadi aktor dalam menerapkan Protokol Kesehatan sebagai bukti ikut serta melawan Covid - 19", ujar Pasiter

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Abdurrani, S.Pd., M.Pd., mengemukakan bahwa banyak permasalahan yang harus didiskusikan. Diantaranya mengenai sosialisasi Protokol Kesehatan, menjaga keharmonisan antar umat beragama, perkembangan penerapan Syariat lslam terhadap umat agama lain, keberadaan tempat ibadah dikaitkan dengan aturan dan kearifan lokal serta toleransi antar umat beragama dalam kegiatan hari besar keagamaan

"Semoga dengan terjalinnya silaturahmi dan kerukunan umat beragama ini dapat mewujudkan kedamaian dan kenyamanan dalam beribadah di Kabupaten Aceh Barat", harap Abdurrani

Sedangkan Asisten l Sekdakab Mawardi, S.H., yang mewakili Bupati menyuarakan keyakinan beragama merupakan Hak Asasi yang melekat dalam diri setiap warga negara yang dilindungi oleh Undang - Undang.

"Penting bagi kita untuk memelihara kerukunan antar umat beragama dalam rangka menjaga kondusifitas dan ketertiban daerah, sehingga Pembangunan di Aceh Barat bisa berjalan dengan baik dan lancar. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh Barat akan selalu memberikan ruang pelayanan dan mengatur serta memberdayakan umat beragama yang di akomodir melalui FKUB ini. Kapasitas FKUB akan kita perkuat dengan berbagai kegiatan pertemuan atau dialog antar Tokoh Lintas Agama", ujar Mawardi

Tampak hadir di Ruangan Rapat diantaranya adalah Bupati H. Ramli, MS yang diwakili oleh Asisten l Sekdakab Mawardi, S.H., Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera,S.Sos., M.A.P., yang diwakili Pasiter Lettu lnf Khairul Zein, S.H., Kapolres diwakili Kabad Sat lntel lpda Romi, Kajari yang diwakili Kasi lntelijen Abdul Hadi, S.H.K., Kakan Kemenag yang diwakili Kasi Bimas lslam Drs. Jakfar dan Para Tokoh Lintas Agama (FKUB)

BERITA TERBARU