Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


Kunker Spesifik V DPR RI Ke Exit Tol Lematang Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lamsel

Sigerindo Lampung Selatan -- Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Exit Tol Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, yang merupakan bagian dari ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Kamis 29/1/26

Rombongan Komisi V DPR RI dipimpin Ketua Tim Hamka B. Kady, serta diikuti anggota Komisi V antara lain Haryanto, Irine Yusiana Roba Putri, Daniel Mutaqien Syarifuddin, Danang Wicaksana, Novita Wijayanti, Teguh Iswara Suardi, Abdul Hadi, Ghufran, dan Harmusa Oktaviani

Nmapak hadir pula dua anggota Komisi V dari daerah pemilihan Lampung, yakni Mukhlis Basri dan Hanan A. Rozak

Kunjungan kerja tersebut disambut langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama unsur Forkopimda Provinsi Lampung dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami

Dalam kesempatan itu, Kementerian Pekerjaan Umum memaparkan rencana pembangunan Jalan Tol Pelabuhan Panjang–Lematang dengan panjang sekitar 11,68 kilometer. Proyek tersebut direncanakan masuk dalam Rencana Strategis Kementerian PU 2025–2029, skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) 2025–2029, serta tengah diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN)

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur dan transportasi menjadi kunci dalam mendukung hilirisasi komoditas dan meningkatkan daya saing daerah. "Tanpa konektivitas yang baik, potensi ekonomi Lampung tidak dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Gubernur Lampung Mirza

“Oleh karena itu, kami sangat berharap dukungan pemerintah pusat dan DPR RI, khususnya Komisi V, dalam mendukung sarana dan prasarana infrastruktur serta transportasi di Provinsi Lampung,” ujarnya

Anggota Komisi V DPR RI, Hanan A. Rozak, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tol tersebut dan menegaskan kesiapan Komisi V untuk membantu percepatan realisasinya

“Tadi ada beberapa catatan dari Kementerian PU, terutama terkait percepatan pembebasan lahan. Secara teknis, mulai dari studi kelayakan dan perencanaan lainnya sudah siap,” ujar Hanan yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung

Menurut Hanan, apabila proyek Tol Pelabuhan Panjang–Lematang ditetapkan sebagai PSN, Komisi V DPR RI siap memberikan dukungan politik dan pengawasan lintas komisi agar pembangunan berjalan lebih cepat dan efektif

Ia menilai keberadaan Tol Pelabuhan Panjang–Lematang sangat strategis untuk mendukung pengembangan Pelabuhan Panjang sebagai salah satu pelabuhan utama nasional setelah Tanjung Priok, khususnya dalam menunjang aktivitas ekspor dan impor

“Pelabuhan Panjang memiliki posisi yang sangat strategis dan potensial. Karena itu, pengembangan infrastruktur pendukungnya, termasuk jalan tol, harus dipercepat dan akan didukung oleh kementerian terkait, termasuk Kementerian Perhubungan dan Pelindo,” tandasnya (*)
BERITA TERBARU