Wali Kota Metro Hi. Bambang Imam Santosa Serahkan Bantuan 7 Bentor dan 22 Unit Bin Kontainer Sampah Organik untuk SPPG
Sigerindo Metro -- Usaha Nnyata Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan penyerahan bantuan sarana dan prasarana persampahan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 di Halaman Kantor DLH Kota Metro, Jumat 20/02/26
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung tema nasional HPSN tahun ini, yakni “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”
Kepala DLH Kota Metro, Yerri Ehwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HPSN 2026 menekankan pentingnya sinergi multipihak dalam tata kelola persampahan yang sesuai dengan kebijakan nasional melalui Kementerian Lingkungan Hidup mendorong transformasi pengelolaan sampah berbasis sumber serta penguatan peran pemerintah daerah
“Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistematis mulai dari pemilahan di sumber, pengurangan sampah organik, hingga pemanfaatan kembali melalui pendekatan ekonomi sirkular,” ujar Yerri
Menurutnya, pendekatan tersebut mendorong penyelesaian persoalan sampah di tingkat kelurahan dan kecamatan, guna mengurangi beban pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), salah satunya dengan melakukan penguatan teknologi pengolahan skala mikro yang ramah lingkungan sebagai strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di tingkat wilayah
Sedangkan Dalam laporannya, Yerri menjelaskan bahwa pada kegiatan hari ini DLH menyerahkan 7 unit kendaraan roda tiga (bentor) yang terdiri dari enam unit untuk kelurahan dan satu unit untuk Satgas Kebersihan DLH.“Enam bentor kami serahkan kepada enam kelurahan yang tersebar di Metro Utara, Metro Barat, Metro Selatan, dan Metro Pusat, sedangkan satu unit digunakan untuk Satgas DLH,” jelasnya
Berdasarkan data, bentor diberikan di Metro Utara kepada Kelurahan Banjarsari dan Karangrejo, di Metro Selatan untuk Margodadi, di Metro Barat untuk Mulyosari dan Ganjarasri, serta di Metro Pusat untuk Hadimulyo Barat
Bantuan tersebut, lanjut Yerri, bertujuan meningkatkan jangkauan layanan pengangkutan sampah di wilayah yang belum optimal terlayani armada truk. “Bentor ini juga akan memperkuat peran Satuan Operasi Penggerak Lingkungan (SOKLI) dalam pengangkutan sampah rumah ke rumah secara terjadwal,” katanya
Selain bentor, DLH juga menyerahkan 22 unit bin kontainer sampah organik kepada pengelola SPPG MBG/Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) MBG yang bersumber dari Kementerian Lingkungan Hidup dan diperuntukkan bagi pengelolaan sisa makanan serta limbah dapur secara higienis
“Sampah organik dari dapur MBG nantinya dikelola melalui pengomposan atau budidaya maggot , sehingga tidak terbuang ke TPA dan bisa dimanfaatkan kembali,” ungkapnya
Ia juga memaparkan bahwa lima unit bentor berasal dari CSR Bank Lampung yang diserahkan pada akhir tahun 2025, sementara dua unit lainnya bersumber dari DLH Kota Metro
Terkait mekanisme retribusi, Yerri menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memperbaiki sistem penarikan dengan mendorong pembayaran non-tunai melalui kerja sama dengan Dinas Kominfo
“Ke depan, retribusi akan menggunakan aplikasi e-billing yang kami beri nama e-Metro Asri. Jadi tidak ada lagi setoran tunai, cukup bukti penyetoran ke rekening retribusi,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa tanggal 20 Februari menjadi momen istimewa karena tepat satu tahun dirinya dan Wakil Wali Kota dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI, Prabowo Subianto
Ia mengungkapkan rasa syukur atas satu tahun kepemimpinan yang telah dijalani dengan berbagai capaian kinerja, meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang membuat, salah satunya kinerja fisik kurang maksimal
Pada kesempatan yang sama, Bambang berpesan kepada para penerima bentor, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk menunjang penyelesaian persoalan sampah yang tidak akan pernah berhenti sehingga kita harus terus berusaha melakukan inovasi dan kreasi bersama camat, lurah dan masyarakat agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih
Selanjutnya, Bambang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan budaya malu membuang sampah sembarangan dan memperkuat semangat gotong royong sebagaimana digaungkan dalam Gerakan Indonesia ASRI
“Sampaikan kepada siapa saja, mari kita bangun budaya malu membuang sampah sembarangan. Lingkungan dapur MBG harus bersih agar Kota Metro terhindar dari keracunan makanan, zero kasus,” tegasnya
Sebagai Wali Kota Metro, Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada pasukan oranye dan seluruh petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga kebersihan Kota Metro Provinsi Lampung (*Rilis/Toni)
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung tema nasional HPSN tahun ini, yakni “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”
Kepala DLH Kota Metro, Yerri Ehwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HPSN 2026 menekankan pentingnya sinergi multipihak dalam tata kelola persampahan yang sesuai dengan kebijakan nasional melalui Kementerian Lingkungan Hidup mendorong transformasi pengelolaan sampah berbasis sumber serta penguatan peran pemerintah daerah
“Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistematis mulai dari pemilahan di sumber, pengurangan sampah organik, hingga pemanfaatan kembali melalui pendekatan ekonomi sirkular,” ujar Yerri
Menurutnya, pendekatan tersebut mendorong penyelesaian persoalan sampah di tingkat kelurahan dan kecamatan, guna mengurangi beban pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), salah satunya dengan melakukan penguatan teknologi pengolahan skala mikro yang ramah lingkungan sebagai strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di tingkat wilayah
Sedangkan Dalam laporannya, Yerri menjelaskan bahwa pada kegiatan hari ini DLH menyerahkan 7 unit kendaraan roda tiga (bentor) yang terdiri dari enam unit untuk kelurahan dan satu unit untuk Satgas Kebersihan DLH.“Enam bentor kami serahkan kepada enam kelurahan yang tersebar di Metro Utara, Metro Barat, Metro Selatan, dan Metro Pusat, sedangkan satu unit digunakan untuk Satgas DLH,” jelasnya
Berdasarkan data, bentor diberikan di Metro Utara kepada Kelurahan Banjarsari dan Karangrejo, di Metro Selatan untuk Margodadi, di Metro Barat untuk Mulyosari dan Ganjarasri, serta di Metro Pusat untuk Hadimulyo Barat
Bantuan tersebut, lanjut Yerri, bertujuan meningkatkan jangkauan layanan pengangkutan sampah di wilayah yang belum optimal terlayani armada truk. “Bentor ini juga akan memperkuat peran Satuan Operasi Penggerak Lingkungan (SOKLI) dalam pengangkutan sampah rumah ke rumah secara terjadwal,” katanya
Selain bentor, DLH juga menyerahkan 22 unit bin kontainer sampah organik kepada pengelola SPPG MBG/Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) MBG yang bersumber dari Kementerian Lingkungan Hidup dan diperuntukkan bagi pengelolaan sisa makanan serta limbah dapur secara higienis
“Sampah organik dari dapur MBG nantinya dikelola melalui pengomposan atau budidaya maggot , sehingga tidak terbuang ke TPA dan bisa dimanfaatkan kembali,” ungkapnya
Ia juga memaparkan bahwa lima unit bentor berasal dari CSR Bank Lampung yang diserahkan pada akhir tahun 2025, sementara dua unit lainnya bersumber dari DLH Kota Metro
Terkait mekanisme retribusi, Yerri menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memperbaiki sistem penarikan dengan mendorong pembayaran non-tunai melalui kerja sama dengan Dinas Kominfo
“Ke depan, retribusi akan menggunakan aplikasi e-billing yang kami beri nama e-Metro Asri. Jadi tidak ada lagi setoran tunai, cukup bukti penyetoran ke rekening retribusi,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa tanggal 20 Februari menjadi momen istimewa karena tepat satu tahun dirinya dan Wakil Wali Kota dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI, Prabowo Subianto
Ia mengungkapkan rasa syukur atas satu tahun kepemimpinan yang telah dijalani dengan berbagai capaian kinerja, meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang membuat, salah satunya kinerja fisik kurang maksimal
Pada kesempatan yang sama, Bambang berpesan kepada para penerima bentor, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk menunjang penyelesaian persoalan sampah yang tidak akan pernah berhenti sehingga kita harus terus berusaha melakukan inovasi dan kreasi bersama camat, lurah dan masyarakat agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih
Selanjutnya, Bambang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan budaya malu membuang sampah sembarangan dan memperkuat semangat gotong royong sebagaimana digaungkan dalam Gerakan Indonesia ASRI
“Sampaikan kepada siapa saja, mari kita bangun budaya malu membuang sampah sembarangan. Lingkungan dapur MBG harus bersih agar Kota Metro terhindar dari keracunan makanan, zero kasus,” tegasnya
Sebagai Wali Kota Metro, Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada pasukan oranye dan seluruh petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga kebersihan Kota Metro Provinsi Lampung (*Rilis/Toni)

