Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


72 Lansia Wisuda, Wako Lubuk Linggau: Bukti Tetap Produktif di Usia Senja

Sigerindo Lubuk Linggau  – Wali Kota Lubuk Linggau, Rachmat Hidayat menghadiri Wisuda Sekolah Lansia Senior School Selatan Angkatan I yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Aisyiyah Lubuk Linggau di Hotel Cozy Lubuk Linggau, Kamis (23/4/2026)

Ketua panitia menyampaikan bahwa wisuda ini merupakan angkatan pertama Sekolah Lansia di wilayah Lubuk Linggau Selatan dengan jumlah peserta awal 85 orang. Namun, yang berhasil mengikuti wisuda sebanyak 72 orang, sementara lima lainnya berhalangan karena berbagai kondisi, termasuk sakit, musibah keluarga, hingga meninggal dunia

Ia menjelaskan, program Sekolah Lansia hadir untuk mengubah pandangan masyarakat bahwa lansia bukanlah beban, melainkan tetap bisa produktif dan bermanfaat. Para peserta mendapatkan berbagai materi seperti pembelajaran spiritual, kesehatan fisik, intelektual, emosional, hingga keterampilan seperti membuat pempek dan produk UMKM berupa sabun

“Selama enam bulan dengan 12 kali pertemuan, para peserta telah menyelesaikan pendidikan standar satu atau Senior Pratama. Kami berharap mereka dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya hingga Senior Madya dan Senior Utama,” ujarnya

Sementara itu, Pimpinan Daerah Aisyiyah Lubuk Linggau menyampaikan bahwa program sekolah lansia ini telah dimulai sejak tahun sebelumnya di wilayah barat, dan kini terus berkembang. Ia berharap seluruh cabang dapat melaksanakan kegiatan serupa guna meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, bahagia, dan produktif

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lubuk Linggau juga mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolah lansia merupakan bentuk nyata dakwah sosial dalam meningkatkan kesejahteraan lansia

“Lansia bukan untuk disisihkan, tetapi harus dimuliakan, diberdayakan, dan diberikan ruang untuk terus belajar serta berkarya,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Rachmat Hidayat mengungkapkan rasa bangga atas semangat para lansia yang tetap ingin belajar. Ia menilai program ini mampu menjadi solusi untuk mengisi masa purna tugas agar tetap aktif dan bermanfaat. (*)
BERITA TERBARU