Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal Dorong Hilirisasi dan Kemandirian Ekonomi Sumatera
Sigerindo Bandar Lampung -- Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan kerja sama antardaerah di Sumatera melalui hilirisasi sektor primer, kemandirian pangan dan energi, serta pembangunan sistem logistik yang terintegrasi
Hal itu disampaikan langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam Rapat Persiapan Kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Tahun 2026, di Oakwood Hotel & Apartment Taman Mini, Jakarta Timur, Jumat (28/8/2026) malam. Kegiatan tersebut turut diikuti Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution
Gubernur Lampung Mirza mengatakan, Pemerintah Daerah tidak dapat mengandalkan APBD untuk menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Daerah perlu lebih aktif membuka dan mengorkestrasi peluang pertumbuhan ekonomi
Gubernur Mirza menilai Sumatera memiliki potensi besar sebagai penghasil bahan baku, tetapi pengembangannya masih berjalan secara parsial sesuai kepentingan pasar dan perusahaan masing-masing
"Sebagian besar sektor primer kita belum dihilirisasi. Karena itu, kita perlu mengorkestrasi hilirisasi agar nilai tambahnya tetap memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan," ujar Gubernur Mirza
Ia mengusulkan pembentukan tim bersama antardaerah untuk memetakan potensi sekaligus daya saing komoditas di Sumatra. Pemetaan tersebut diperlukan agar setiap daerah dapat mengembangkan produk hilir sesuai keunggulan masing-masing dan mampu bersaing di pasar global
Selain hilirisasi, Gubernur Mirza menyoroti pentingnya orkestrasi pangan. Ia mencontohkan komoditas cabai yang kerap mengalami gejolak harga akibat ketidakseimbangan pasokan
"ini harus dilakukan secara menyeluruh dari Aceh sampai Lampung. Bakauheni bisa menjadi salah satu katup dalam pengaturan distribusi pangan," ujarnya.
Di sektor energi, Gubernur Mirza mendorong pemanfaatan potensi energi terbarukan, seperti tenaga surya dan air, untuk menyediakan energi murah bagi kawasan industri. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing produk Sumatera
Ia juga menekankan pembangunan infrastruktur logistik harus dirancang dalam perspektif jangka panjang
"Intinya, bagaimana membuat pangan Sumatera berdaulat, energi Sumatera berdaulat, dan melakukan orkestrasi hilirisasi," kata Gubernur Mirza
Ia berharap segera dibentuk tim persiapan yang melibatkan pemerintah daerah se-Sumatra untuk menyusun langkah bersama dalam memperkuat perekonomian kawasan tukasnya (*)

