Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting


UM Metro Buka Prodi Kedokteran Hewan Pertama di Sumbagsel, Wagub Jihan Dorong Lahirnya Dokter Hewan Profesional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Provinsi Lampung

Sigerindo Metro -- Langkah Nyata Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) resmi meluncurkan Program Studi Kedokteran Hewan, yang menjadi program studi kedokteran hewan pertama di lingkungan LLDIKTI Wilayah II yang mencakup wilayah Sumatera Bagian Selatan. Peluncuran tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Metro, Sabtu 8/8/26

Kehadiran program studi tersebut dirangkaikan dengan Wisuda UM Metro Tahun 2026 yang diikuti 345 wisudawan dari jenjang sarjana, pascasarjana, dan diploma

Jihan menyambut baik kehadiran Program Studi Kedokteran Hewan sebagai langkah untuk memperkuat ketersediaan sumber daya manusia profesional di bidang kesehatan hewan. Menurutnya, keberadaan tenaga profesional di bidang tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor peternakan sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah

“Pemerintah Provinsi Lampung berharap program studi ini mampu berkembang menjadi pusat pendidikan, penelitian, dan inovasi yang unggul, menghasilkan dokter hewan yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, kesejahteraan hewan, dan kelestarian lingkungan,” ujar Jihan Wagub Lampung

Menurutnya, peran dokter hewan tidak terbatas pada aspek kesehatan dan kesejahteraan hewan, tetapi juga berkaitan dengan keamanan pangan asal hewan, pengembangan sektor peternakan, serta pengendalian penyakit zoonosis yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat

Karena itu, Jihan berharap Program Studi Kedokteran Hewan UM Metro dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat

“Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang kesehatan hewan, hadirnya program studi ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten untuk mendukung pembangunan daerah,” katanya

Jihan juga mengapresiasi UM Metro yang terus berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di Provinsi Lampung

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus menerapkannya untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah

Pada momentum wisuda tersebut, Jihan berpesan kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal. Menurutnya, dunia kerja membutuhkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi, berkolaborasi, serta memiliki integritas.

“Wisuda bukanlah garis akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perguruan tinggi hendaknya diwujudkan dalam karya nyata, inovasi, integritas, serta dedikasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Jihan

Ia juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat

“Teruslah belajar dengan mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, dan menjadi pribadi yang membawa solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,”terangnya

Jihan menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penguatan ekosistem pendidikan tinggi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan daerah

“Kami terus berkomitmen membangun ekosistem pendidikan tinggi yang mampu melahirkan talenta-talenta terbaik sebagai fondasi menuju Lampung Maju, Indonesia Emas 2045,” pungkas Jihan.

Peluncuran Program Studi Kedokteran Hewan UM Metro diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang kesehatan hewan di Lampung, sekaligus memperkuat ketersediaan tenaga profesional untuk mendukung sektor peternakan dan ketahanan pangan daerah tandasnya (*)