Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Askolani Bupati Banyuasin : Tangung Jawab Pemkab Banyuasin Berkewajiban Menciptkan Kesehatan Jasmani dan Rohani Warga Binaan

Sigerindo Banyuasin – Talangkelapa Ceramah Umum dalam rangka memperkuat Ukhuwah Islamiah dalam memberikan siraman rohani bagi warga Binaan Permasyarakatan Lapas Narkotika Banyuasin dilangsungkan di Masjid Nur Hidayah Lapas Narkotika Banyuasin, Kecamatan Talang Kelapa, Selasa 16/02/2021 tersebut

Siraman rohani ini bertujuan untuk mendidik para warga binaan agar mendapatkan bekal akhirat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kedepan mampu menjadi contoh bagi masyarakat luas.

Kepala Lapas Narkotika Banyuasin, Wawan Irawan, A.md, IP., SH., MH menyatakan support yang diberikan oleh Bupati Banyuasin yang telah menyediakan waktunya merupakan wujud nyata mendukung program Banyuasin Religius ini

“ Saya Mewakili warga binaan, Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan yang begitu nyata dari Bapak Askolani. Yang kita tahu, beliau begitu fokus dalam pembangunan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera,” ujar wawan.

“Salah satu program yang kami jalankan hari ini adalah Banyuasin Religius. Program yang baik sekali untuk pembentukan karakter yang kuat dalam menjalani hidup yang sesuai dengan aturan agama,” tutupnya.

Sementara itu ditempat yang sama Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH menyampaikan rasa bangga beliau dapat bertemu dengan warga binaan di Lapas Narkotika Banyuasin. “Ini adalah momen luar biasa langka yang harus kita syukuri. Berkumpul dan mendengarkan tausiah untuk kebaikan umat,” ucap Askolani.

“Lapas ini sebenarnya tempat untuk belajar lebih baik, tempat merenung dan memahami lagi arti dan tujuan hidup agar setelah menyelesaikan pelajaran di Lapas ini dapat menjadi baik dan berguna bagi masyarakat,” dukungnya.

Orang nomor Wahid di Kabupaten Banyuasin ini menegaskan agar warga binaan tidak minder, berlomba untuk kedepan menjadi contoh ke masyarakat Banyuasin dari hasil didikan yang telah dilewati di Lapas ini

Askolani menambahkan siraman rohani seperti ini harus sering dilakukan, tidak hanya ceramah agama tapi juga kegiatan agama lain seperti tadarus bersama, sholat berjamaah.

“Inilah yang Saya dan Pakde Slamet programkan untuk Banyuasin Religius. Hal ini jadi dasar sangat penting dan tanggungjawab bagi kami agar kehidupan masyarakat di Kabupaten Banyuasin hidup tenang dalam keberkahan dari Sang Pencipta,” terangnya.

Beliau menutup dengan menegaskan kepada warga binaan untuk berjanji menjadi lebih baik setelah keluar dari tempat binaan yakni Lapas Narkotika ini. Pemerintah Kabupaten Banyuasin bertanggungjawab penuh untuk kesejahteraan dan pembentukan pribadi dan karakter yang baik di Kabupaten Banyuasin sehingga tercipta masyarakat sehat rohani dan jasmani.

Dilanjutkan dengan Ceramah Agama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Das’ad Latief, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. Dalam ceramahnya beliau mengingatkan setiap apa yang dilakukan oleh manusia akan menjadi tanggungjawab masing-masing dihadapan Allah SWT.

“Warga binaan jangan berpikir bahwa ini merupakan musibah dikurung di Lapas. Allah SWT tahu yang lebih baik buat setiap manusia, bisa jadi ini jalan agar kalian tidak meninggal dalam keadaan hina. Jalan menjadi lebih baik dimata Allah SWT dan kembali kepada Sang Pencipta dalam keadaan Husnul Khotimah ujarnya (Derry)
BERITA TERBARU