Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting


Kuat Dugaan Dinkes Kerinci di Bekingi Salah Satu Oknum Media

Sigerindo, Kerinci - Setelah paska kejadian yang mengheboh kan dunia Wartawan Kabupaten Kerinci karena salah satu staff yang piket (penjagaan pintu masuk) di Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci (Dinkes Kab.Kerinci) melarang wartawan bertemu dengan Kepala Dinas (Kadis) di Kantor Dinkes tersebut

Menurut keterangan dari beberapa Wartawan dari tigo luhah Tanah Sekudung yaitu Haidil Bahri Selaku Ketua Forum yang sempat ada dilokasi saat itu mengatakan, masalah itu sudah hampir selesai dan tidak ada masalah lagi, lantaran diduga ada salah satu Oknum Media yang tidak bertanggungjawab memperkeruh dan sengaja menjadi Pahalawan di Dinas tersebut

Sehingga kejolak praduga tidak bersalah kembli lagi yang menimbul kan masalah baru lagi yang menimbulkan Amarah Wartawan dan LSM Kerinci

Kali masih terkait masalah keributan yang Dinkes ini dan di tambah lagi salah satu Media diduga membekingi Kadis Dinkes tersebut, akhir nya amarah wartawan makin memuncak

Dari beberapa para media Tigo Luhan Tanah Sekudung dan juga ditanbah dari beberapa Media kerinci Hilir/tengah mengatakan kemungkinan hari senin beberapa Media kerinci akan mengadakan Demo ke Dinkes Kabupaten Kerinci terkait kasus ini

Seterus nya Ketua Porum Wartwan dan LSM tigo luhah tanah Haidi Bahri telah menghubungi Harmendizal selaku Kadis Kesehatan tersebut terkait rencana akan mengada kan Demo Hari senin mendatang

Kadinkes tersebut menjawab di Via WhatsApp mengatakan "mau demo apa, kesalahan saya apa? masalah bantuan buat Forum udah sering aku bantu kata nya kepada ketua Forum Haidil Bahri," kata Kadis (08/05/21)

Sedang kan menurut informasi dari Ketua Forum, Haidil Bahri, terkait bantuan untuk Forum cuma satu kali yang pernah di bantu oleh Dinkes Kabupaten Kerinci.

Diduga adanya pembeking oknum wartawan di Dinkes, timbul tanda tanya ada salah satu Media yang sengaja Mengadu Domba antara Wartawan Kerinci sehingga membuat para Wartawan khususnya dikerinci menjadi murka. Selain Kadis, pihak Dinkes belum ada yang bisa di konfirmasikan dan alur masalah ini belum ada ujungnya hingga berita ini dipublikasikan. (Tim)
BERITA TERBARU