Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting




Lagi!! Menjelang Lebaran, Lampu Merah di Kota Sungai Penuh Kembali Mati

Sigerindo, Sungai Penuh -Tidak berfungsinya lampu merah (Traffic Light) di beberapa titik dalam wilayah Kota Sungai Penuh mengakibatkan arus lalu lintas semrawut dan menimbulkan kemacetan.

Saat dikonfirmasi seorang pengendara bernama Ismail Dahlan mengatakan“Lampu merah dalam Kota Sungai Penuh banyak yang tidak berfungsi. Ini patut dipertanyakan, ini kan ada anggaranya” sebutnya, Senin (11/5/2021)

Padahal Traffic Light sangat penting sekali dan juga menghindari terjadinya kecelakaan. Selain itu, mengurangi angka kemacetan, lalu lintas tidak semrawut

“Ya, kalo sudah tidak berfungsi tentu sangat berbahaya, terutama masyarakat umum dan lalu lintas semrawut” ujarnya

Ditempat terpisah, Pendi Indra warga lainnya juga mempertanyakan tidak berfungsinya lampu merah yang tersebar dibeberapa titik dalam wilayah Kota Sungai Penuh

“Kan ada anggarannya yang sudah dianggarkan untuk memperbaiki lampu merah, jika ada yang rusak. Pertanyaannya dikemanakan dana tersebut* tanya Pendi

Ditempat terpisah, Kabid Sapras Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh Alfred Roza, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa (30/3/2021) yang lalu mengatakan, “Traffic light di tahun 2021 ini biaya listriknya di bidang Sapras Dishub Kota Sungai Penuhi, dan 2020 kemaren di Sekretariat. Dikarenakan tahun 2020 ada masalah, kata Pj. Kabid Sapras

“2020 memang ada penunggakan beberapa bulan, tapi itu sudah dibayar” kata Alfred
Pantauan dilapangan, dampak tidak berfungsinya lampu, mengakibatkan lalu lintas (lalin) dalam Kota Sungai Penuh menjadi semrawut. Dan sudah mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Diketahui, Lampu Merah tersebar di 19 titik diantaranya, tugu Adipura, Simpang Lima, depan BRI, Simpang Raya dan di jalan Gajah Mada. (tim)
BERITA TERBARU