Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting




Abrasi Sungai Desa Ie Mirah Ancam Rumah Warga dan Pekaman Umum

Sigerindo Aceh Barat Daya- Di Bantaran Sungai Desa Ie Mirah Kecamatan Babahrot mengalami abrasi yang cukup parah akibat terjadinya pengikisan saat meluapnya air pada musim hujan, terdapat beberapa rumah terancam amblas

Pasang surut air Sungai yang terjadi berdampak terhadap tebing sungai, Abrasi tak bisa dielakkan dikarnakan luapan air tak mampu membendung sehingga sedikit demi sedikit terjadi pengikisan tanah sepanjang bantaran sungai di desa Ie Merah,

“Kondisi dibantaran sungai Ie Mirah sudah sangat memprihatinkan akibat abrasi, jika ini terus dibiarkan maka akan terancam beberapa rumah warga serta tempat pemakaman umum disekitar itu,”sebut Kepala Desa Ie Mirah Suherman Usda saat menunjukan lokasi abrasi, kamis 15/7/21

Disebutkan Suherman, Abrasi yang terjadi dibantaran sungai diperkirakan mencapai 200 Meter panjangnya dan seiring berjalannya waktu terus mengalami mengkisan, ditakukan pandangan ini merambah kerumah warga yang berada disekitar bantaran tersebut

"Saya melihat ini tebing yang memang tingkat abrasinya tinggi apabila diterjang arus deras. Dan ini harus secepatnya diturap. Kalau tidak, rumah warga bisa amblas,"ucap Suherman.

Diakui Suherman, tidak hanya terjadi pengikisan tanah disepanjang bantaran sungai, namun saat luapan air terjadi, beberapa rumah warga disekitaran sungai mengalami banjir hingga 1 Meter lebih, akibatnya perabotan rumah dan aksesoris lainnya banyak yang rusak,

“Tak terelakan saat derasnya air mengalir, selain abrasi tebing sungai, air juga memasuki beberapa rumah warga disekitar, kejadian seperti itu sudah berangsur cukup lama saat musim hujan tiba,”ungkap Suherman,Selaku pejabat Desa Ie Mirah, Suherman sudah membuat laporan secara tertulis dan lisan kepada dinas terkait perihal abrasi yang mengancam rumah, namun hingga saat ini belum ada tanda tanda perbaikannya, bahkan secara tanggap darurat,

“Sudah kita sampaikan persoalan ini kepada pihak BPBD Abdya namun belum ditanggapi, dalam hal ini kita meminta keseriusan pihak dinas dalam penanggulan bencana, dan segera membangun tebing penahan secara utuh,”demikian tutur Suherman.(Robi Iswandi)

BERITA TERBARU