Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting




Ada Proyek Siluman Dikelurahan Siulak Deras, Abaikan Aturan Pemerintah


Sigerindo, Kerinci - Pengecoran jalan Rabat Beton yang berlokasi di rt 02 Kelurahan Siulak Deras Kecamatan Gunung Kerinci Kabupaten Kerinci yang diduga kuat Proyek Siluman

Proyek pengecoran jalan tersebut terletak di persawahan ini tampak jelas dengan sengaja tidak memasang Papan Informasi ( plang proyek ) sesuai dengan undang-undang nomor 14 tahun 2008

Saat dikonfirmasi pekerja di lapangan panjang jalan rabat beton ini 200 Meter dan lebar 2 Meter dengan ketebalan 15 Cm dan telah menghabiskan 200 zak semen diperkirakan satu meter satu zak semen ditaksir proyek ini menghabiskan dana ratusan juta rupiah. Jelasnya

Masih menurut keterangan pekerja dilapangan bahwa proyek ini dari Dinas Pertanian Kabupaten Kerinci dan di kerjakan oleh Saudari Riska warga Kelurahan Siulak Deras

Tidak dipasangnya Papan Informasi tentunya membuat pertanyaan ditengah tengah masyarakat , berapa Anggaran serta Volume pekerjaan dan dikerjakan oleh pihak rekanan ataukah kelompok tani, sesuai aturan seharusnya mulai bekerja sudah dipasang papan nama informasi proyek agar masyarakat tahu jumlah Anggaran dan Volume Pekerjaan

Sesuai dengan undang undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 79 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek, dan harus keterbukaan kepada masyarakat

Pemasangan papan nama proyek merupakan Implementasi asas transparansi sehingga seluruh lapisan masyarakat bisa ikut serta dalam proses pengawasan
Saat Kadis Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Kerinci di konfirmasi melalui ponsel nya " Waalaikum salam, kegiatan dari pusat swakelola langsung kelompok tani yang di kelurahan siulak deras, sudah di kasih tau sebelum mulai kegiatan untuk buat papan nama oleh bidang teknis, bidang PSP, kita dari dinas DTPH menfasilitasi saja". Tutur Kadis (sabtu 03/07/21)

Saudari Riska yang disebut sebut sebagai pelaksana proyek ini saat upaya hendak dikonfirmasi dikediamannya sedang tidak berada dirumah, sampai saat ini belum dapat dihubungi, hingga berita ini dipublikasikan. (Dw)
BERITA TERBARU