Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Aplikasi Sang Penemu Kesadaran dan Kehendak Ilahi : Pujangga Mata Air Gunung Arjuno

Sigerindo Jawa Timur - Purwosari Purworejo Pasuruan Jawa Timur, Sabtu Pahing, 16 April 2022. TIDAK ADA YANG KEBETULAN KEDATANGAN T-A-M-U dan MENERIMA M-U-A-T (AN) TULISAN* Memaknai Angka 6 dari 2 Kejadian yang Kita alami secara bersamaan Berbarengn, yaitu Kedatangan Saudara Mohammad Moe, Sang Pujangga Mata Air Gunung Arjuno Jawa Timur di Bamboo Spirit Nusantara Support System 2022 (6/04/2022) dan Muatan Tulisan Saudara Khairuddin Lubis Perkara Kehendak Bebas dan Daya Imajinasi Kreatif atawa DAYA KHAYAL yang dipunyai Kita Manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa (6/04/2022)

Momentum Kejadian Pertama : Kedatangan Mohammad Moe Sang Pujangga Mata Air Gunung Arjuno (06/4/2022)

Dari Pujangga Mata Air, Saudara Mohammad Moe, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Putrinya yang bernama KINANDARI ARUNA DIRA yang artimya Cahaya Fajar Kebijaksanaan, 06 April 2022, Hari Rabu Pahing, Ramadhan 1443 H, dalam perjalanan TAFAKUR dan MEDITASI nya menemukan PERNYATAAN (IKRAR) dibawah ini :

"Tiada kehendak pada diri ini, melainkan KEHENDAK-MU, yang meliputi kehendak atas diri ini. Jadikanlah KEHENDAK-MU selalu dan meliputi segala kehendak diri, sehingga lenyaplah kehendak diri ini di dalam LUAS-Nya Kasih Sayang MU (SADAR DIRI)"

Dengan MUATAN PEMBICARAAN PERIHAL di bawah ini :
Fakta Sebaikbaiknya Pemelihara Itu Tuhan

Dari mana Kita bisa menjelaskan Kajian Logisnya, Pemelihara Jagad Besar ini secara prinsip dan hakekat nyata adalah TUHAN itu Sendiri, maka seyogyanya TUHAN LAH pemelihara JAGAD KECIL Kita ini, dari sejak kandungan hingga liang lahat, tinggal seberapa MENGERTI dan SADAR Kita akan partisipasi dan peran serta TUHAN SANG PEMELIHARA JAGAD BESAR dan JAGAD KECIL tersebut, guna meningkatkan dan mengembangkan KETENANGAN PIKIRAN dan KESADARAN JIWA SPIRITUAL sebagai modal utama dalam menjalani hidup berkehidupan dimuka bumi ini, dalam menemukan dan mencari Esensi Mekanisme REJEKI, mekanisme kerja Tuhan dalam perkara PEMBAGIAN REJEKI pada para makhluk ciptaanNya serta Pengertian akan Ilmu Pengetahuan Ilmu IlmuNya dalam memahami MEKANISME KERJA REJEKI, MEKANISME KERJA dalam KESEHATAN, MEKANISME KERJA KEBAHAGIAN serta MEKANISME HARMONI dalam KESELARASAN di 4 Unsur Manusia yaitu Badan, Pikiran, Jiwa dan Ruh, di seluruh aspek kebutuhan dan keinginan baik fisik maupun spirit terkait TAKDIR dan NASIB Kita di hidup kehidupan SAAT INI, KINI dan DI SINI

Momentum Kejadian Kedua : Muatan Tulisan Saudara Khairuddin Lubis (06/04/2022)
Potensi KEHENDAK BEBAS DAN DAYA KHAYAL

Pikiran adalah komando bagi aktivitas berpikir, berucap dan berbuat. Menjadi akunya aku ketika kita sadar. Memiliki daya hidup yang disebut kesadaran. Oleh sebab materi dasarnya fisik, maka ranah kerja dasar pikiran adalah kesadaran fisik. Kesadaran yang tak memiliki norma. Goalsnya adalah keduniawian yang sangat kuat.

Untuk dapat mengeksplorasi segala potensi yang dimiliki (manusia), pikiran dibekali dengan kehendak bebas dan daya khayal dalam frame sebagai ciptaan.

Pikiran dapat mengakses tiga masa yaitu masa lalu, masa kini dan masa datang melalui keberkahan daya khayal. Memiliki tiga keadaan yaitu keadaan sadar, tidur dan meditasi.

Kesadaran fisik yang dimiliki pikiran adalah kesadaran yang menjadikan kita dapat beraktivitas atau hidup, untuk menjalani kehidupan. Siapa kehidupan itu?, dialah spirit.

Pikiran, oleh karena memiliki kesadaran untuk dapat hidup dan berkehidupan, kehendak bebas dan daya khayal, sangat berpotensi untuk mengeksplorasi bumi (keduniawian) dan juga kesadaran keilahian (keseimbangan).

Kesadaran keilahian yang hadir pada setiap sel, memiliki frekuensi kerja yang berbeda dengan frekuensi kerja pikiran (fisik). Oleh sebab itu, antara kesadaran pikiran dan kesadaran jiwa harus diselaraskan.

Kesadaran spirit, adalah kebenaran yang dibawa oleh rasa. Ketika pikiran mampu mendengarkan atau mengapresiasi rasa, maka pikiran dapat meningkatkan kesadaran
Pertanyaannya, bagaimana pikiran mampu menyadari kehadiran rasa yang merupakan kebenaran?.

Ada tiga hal kemungkinan untuk mendapatkannya pertama, upaya sendiri; kedua, mendapat rekomendasi dan ketiga, blessing atau dikehendaki

Berupaya untuk mampu meningkatkan kualitas kesadaran pikiran tentu harus memiliki modal. Modal utamanya adalah : asupan makanan, minuman dan udara yang baik. Baik kualitasnya maupun cara mendapatkannya, serta bagaimana mengkonsumsinya. Nilai pendidikan dan pengajaran, terutama dari usia dalam kandungan hingga usia sembilan tahun. Ketika hal ini terpenuhi, maka pencapaian kesadaran yang lebih tinggi lebih mudah untuk digapai
Rekomendasi adalah, akibat dari doa-doa leluhur kita atau Ayah dan Ibu.

Blesssing, merupakan sebuah ketetapan. Ketetapan yang ditetapkan oleh Tuhan, yang memiliki kuasa untuk memberi kepada yang dikehendaki-Nya.

Mengingat bahwa kelahiran kembali adalah oleh karena kasih sayang-Nya, tentu setiap kelahiran pasti dibekali data bagaimana cara mencapainya. Selain dari itu, pelajaran dan pengajaran telah juga disiapkan pada alam fisik melalui para Suci hingga Nabi.

Kedua orang tualah yang seyogianya membimbing sehingga setiap kelahiran dapat pelajaran dan pengajaran.

Sesungguhnya pikiran terhubung erat dengan rasa yang merupakan kebenaran. Apa yang menjadi bekal pada pikiran akan sangat menentukan bagaimana hubungan ini bisa terjalin. Rasa terus berupaya untuk membangkitkan kesadaran pikiran. Walau demikian, rasa tetap menghormati kehendak bebas dan daya khayal yang dianugerahkan.

Anugerah kehendak bebas memang dititipkan pada ranah fisik. Hal ini merupakan game, yang harus diperjuangkan agar rasa menjadi pemenang.

Menyadari akan tujuan penciptaan akan membimbing kita untuk memenangkan game.
Kesadaran spiritual adalah kesadaran yang akan mengendalikan potensi kehendak bebas dan daya khayal. Dimana goals dari kesadaran spiritual adalah harmonis.
Harmonis terhadap keberadaan diri, sesama, alam dan Tuhan.

Kajian Logis
Khairuddin Lubis
6 April 2022.

Maka Lahirlah CATATAN TAMU ~ MUAT(AN) tanggal 16 April 2022 ini adaNya.
Catatan 16 April 2022 Purwosari Pasuruan
Di dalam Kitab I CHING KITAB PERUBAHAN, Angka 6 itu bermakna Konflik, Petunjuk tersebut sesudah Kita renungkan siang dan malam sejak Tahun 2010 sd 2022 Tahun, Minggu, Hari, Jam dan Detik ini adalah tidak salah, olej karena 6 itu simbol ruangan dunia seisinya ini, yaitu merujuk pada batas atas, bawah, depan dan belakang serta kanan dan kiri, berjumlah 6 sisi, adalah tanda konflik awal mula pada kedirian manusia adalah TANDA KELAHIRAN setiap manusia dalam mengalami kelahiran di muka bumi ini selalu di tandai dengan adanya SUARA atawa BUNYI TANGISAN

Menurut Riset Kajian Logis Bamboo Spirit Nusantara oleh Saudara Khairuddin Lubis, Praktisi Meditasi dalam Bukunya bertajuk Membuka Tabir Potensi Diri, terbitan Bamboo Spirit Nusantara 2022, dan dalam seri episode sampa episode #78 dan seterusnya yaitu Youtube Teori & Praktek Meditasi Khairuddin Lubis, menjelaskan perihal sebab GAME ATURAN MEKANISME KERJA Tuhan menurunkan manusia melalui KELAHIRAN dan sesudah lahir manusia otomatis lupa akan kesadaran jiwa dan ruhnya, kesadaran akunya aku dan kesadaran siapa Tuhan sesungguhnya, siapa penciptanya, dan bagaimana Tuhan menggunakan Proses Reinkarnasi dan Kelahiran untuk mengembalikan dan memastikan terus secara ketat supaya manusia menjadi makhluk ciptaan Tuhan, dalam hubungan Tuhan dengan segala makhluk ciptaanNya,

sehingga melalui Jalan Meditasi Sains Teknologi Spiritual untuk melengkapi Sains Teknologi Fisik,
maka semua proses dan detail GAME TUHAN bisa segera KITA MENGERTI, MEMAHAMI dan Memaknainya Secara Arif dan Bijaksana sesuai maksud tujuan kehendakNya.

Dengan Kesadaran Pikiran kembali terhubung dengan Kesadaran Jiwa dan Ruh, melalui Teori dan Praktek Meditasi Sains Teknologi Spiritual, sebagaimana yang ada di bukunya Saudara Khairuddin Lubis, MEMBUKA TABIR POTENSI DIRI, menjadi mengerti POTENSI DIRI, apa itu spirit, mengenal akunya aku, siapa Tuhan serta hubungan Tuhan dengan segala makhluk ciptaanNya, Kita segera bisa memaknai TANGISAN dan bagaimana mengalahkan MAUT dan MENGATASI PESONA DUNIA dalam keseimbangan kasih sayang Tuhan,

balance keseimbangan yang seimbang dalam FISIK dan SPIRIT MANUSIA, yaitu 4 UNSUR BADAN dan PIKIRAN yang adalah fisik dan Jiwa dan Ruh yang adalah unsur spirit manuia.

Dalam berkebutuhan dan berkeinginan berkeseimbangan yang seimbang dan selaras dengan kehendak Tuhan serta awal mula maksud tujuan Kita diciptakanNya

Maka seyogyanya Konflik dan Stress serta Kebingungan Kedirian dalam segala macam formasi Perubahan Matrikulasi Sistem Pengaruh Lingkungan Hidup Kehidupan, yang Anda dan Kita alami, bagaimana Kita membutuhkan untuk membaca REALITA dan Menjadi MENGERTI serentak memaknai apa itu KEHENDAK BEBAS dan DAYA KHAYAL, sejak hari ini & seterusnya KITA sudah mempunyai SKILL KEMAMPUAN dalam menghadapi dan memaknainya serta mengaplikasikannya.

Penulis dan Aplikator: Guntur Bisowarno
BERITA TERBARU