Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Pemkab Abdya Gelar Pra Musyawarah Turun Sawah MT l Gadu 2022

Sigerindo Abdya-Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan setempat kembali menggelar pra musyawarah turun ke sawah untuk musim tanam MT Gadu l Tahun 2022. Kamis (21/4/2022).

Acara pra musyawarah tersebut bertempat di aula rapat dinas setempat yang dibuka oleh Sekda Abdya Salman Alfarisi turut hadir asisten ll Much Tavip, kepala Dinas pertanian Drh. Nasruddin, para camat dan diikuti oleh para kejrun dan hob kejrun serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Abdya Salman Alfarisi mengatakan, Pada saat ini MT Rendengan 2021/ 2022 yang sudah kita lakukan dengan luas tanam 8,299 Ha dan sedang kita dilaksanakan panen sampai pertengahan April

diperoleh data sementara seluas 3.938 Ha dengan hasil ubinan (produktivitas ) rata-rata 7,40 Ton/Ha dengan perkiraan produksi 29.141,20 kg, baru-baru ini mendapat kendala yaitu kekeringan akibat adanya jaringan irigasi yang rusak karena banjir, Walaupun demikian dengan izin ALLAH SWT persoalan itu dapat kita atasi.

"dimana dengan kerjas sama yang baik semua pihak sesuai dengan tugas dan fungsi sehingga petani Aceh Barat Daya dapat diperoleh hasil yang baik,"kata Sekda.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya Drh Nasruddin mengatakan, untuk mencapai target masa panen September 2022, jadwal turun sawah atau pengolahan tanah yang telah kita sepakati bersama yaitu Minggu kedua April sampai bulan Mai dan penanaman padi di jadwalkan Minggu pertama Mai sampai Agustus.

"Insya Allah apa yang menjadi target kita bersama bisa tercapai dengan segala upaya dan peran aktif petani kita,"sebut Nasruddin.

Diharapkan Nasruddin agar petani harus benar-benar memanfaatkan alsintan dari pemerintah seperti hand traktor, traktor 4 WD, Combine dan sarana irigasi, agar proses pengolahan tanah bisa lebih cepat.

"Untuk para petani tidak mesti menunggu adanya traktor 4wd mengingat keterbatasan jumlahnya sehingga para petani harus bisa menggunakan hand traktor,"demikian pungkas Nasruddin. (Roby).
BERITA TERBARU