Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Sinergitas 5 Pertemuan Kebersamaan Dalam Memaknai Angka Bilangan 22 04 20 22

Sigerindo Jawa Timur - Purwosari Purworejo Pasuruan Jawa Timur, Rabu Pon, 27 April 2022 Sinergitas Pertemuan PERTAMA : Angka Bilangan 22 Bersama Mbah Suwarno Pembicaraan dengan Mbah Warno perkara 4 unsur dalam diri manusia yaitu BADAN, PIKIRAN, JIWA dan Ruh, dimana BADAN dan PIKIRAN itu FISIK dan JIWA dan RUH itu Spirit, sampailah pada ungkapan beliau di bawah ini :

Mbah Warno dari Padepokan Nriman Mukibat Purwosari Pasuruan 
Jagat alit punya power,Jagat gede punya power,Menyatukan dua power yang ada memunculkan power baru yang maha dasyat

Guntur Bisowarno : Bagaimana Caranya?

Jawab Mbah Warno : melalui jalan laku lampah: Patrap Ritual Spiritual, Semedi, Yoga, Meditasi, Gembleng

Menurut Mbah Warno dari Padepokan Nriman proses memahami SABDA, yang Sudah Menjadi Daging dan Upaya Menggambarkan Perjalanan Perjuangan Untuk Bertemunya Rasa Mengalami Esensi Samudera Jagad Besar dengan Samudera Jagad Kecil ya ada dalam Sang Dalang Ki Winarno Sabda dalam Membabar Lakon Pagelaran Wayang Kulit Jawa Klasik dengan LAKON DEWA RUCI yang bakal digelar pada Malam WIYOSAN NWB Ngesti Wedharing Budaya ke Tujuh di SD Mororejo Bromo Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, 12 sd 13 Mei 2022

8 Hari Menuju Cahaya dari 22 April ke 30 April 2022 lanjut 12 Hari 1 Mei Menuju 12 Mei 2022 jadi total 20 Hari* Sebuah Perjalanan Sabda Sudah Menjadi Daging (2022), Manusia adalah SabdaNya yang nyata, Manusia adalah WayangNya, Manusia adalah segambar serupa denganNya, dimana Angka Bilangan 30 adalah Angka Cahaya dalam KITAB ICHING Kitab Perubahan China dan juga 30 Juz dalam Tradisi Kitab SabdaNya di Al quran serta 30 hari Bulan Purnama menurut Tradisi Budaya berbasis Angka Bilangan Bulan Gambaran Matahari di Malam hari

"Wayang pitutur WAhananing hYANG"

WAYANG WAYANG SABDA TUHAN* siapa yang bisa memedharkanNya, siapa yang bisa menjelaskan secara gamblang dan sistematis SABDA TUHAN dalam SASTRA SUSASTRA WAYANG KULIT JAWA KLASIK

Memaknai Angka Bilangan Menggunakan Alat Bantu Ilmu PATET WAYANG
Ada ISTILAH PATET WAYANG, sehingga secara otomatis di Pagelaran Wayang Kulit Jawa Klasik Ngesthi Wedharing Budaya Pasuruan Jawa Timur JUGA PASTI ADA dan menggunakannya secara ajeg dan tekun konsisten persistence

PATET WAYANG
Pathet merupakan pengaturan nada gamelan atau musik tradisional Jawa.
Pathet berlaku dalam laras gamelan pelog maupun slendro
Pathet memberikan keindahan dan harmonisasi pukulan gamelan
Setiap pathet memiliki urutan nada tersendiri yang berbeda satu dengan yang lain.


Dalam pentas pewayangan pathet memberikan tanda waktu dan adegan yang sedang berlangsung.
Pembatasan nada beserta pengaturannya mengandung makna filosofis dalam budaya Jawa terutama dalam pementasan wayang

Dalam pertunjukan wayang di Surakarta secara umum dikenal tiga pathet yaitu, nem, sanga, dan manyura

Sinergitas Pertemuan KEDUA : Angka Bilangan 20 Bersama NWB
Dalam urutan Alur Gladi Bersih hingga saat Alur Acara di Malam Pagelaran Wayang Kulit Jawa Klasik, Wiyosan NWB ke 7 dengan Lakon DEWA RUCI, pada tanggal 12 sd 13 Mei 2022, memang menggunakan PATET ENAM, PATET SEMBILAN dan PATET MANYURA dalam mengiringi seluruh rangkaian Esensi Pertemuan (20) Alam Jagad Besar dan Jagad Kecil oleh Sang Dalang Ki Winarna Sabda, Dalang Wayang dan RUWATAN NWB di Lakon DEWA RUCI (12/05/2022) dalam perjalanan 20 hari ke depan, sejak 22 April menuju 12 Mei 2022
Sinergitas Pertemuan KETIGA: Angka Bilangan 04 Bersama Khairuddin Lubis
Lewat Kajian Logis dan Youtube Teori & Praktek Khairuddin Lubis Episode #76 Bertajuk Bagaimana Awal Mula Realita dan Episode #81 Bagaimana Memaknai 15 Indera, Kita menemukan arti dan makna 04 adalah 4 Unsur Manusia yaitu BADAN dan PIKIRAN (2~2) yang adalah FISIK serta JIWA dan RUH (2~2) yang adalah SPIRIT

Sinergitas Pertemuan KEEMPAT: Angka Bilangan 20 Bersama Pujangga Reksa Aksara Ki Hendrik Kota Malang

Berupa SYAIR AIR HUJAN (20) dalam CERMIN FISIK dan SPIRITUAL (22)
KALAṄWAN HUDAN
Syair Hujan
AṄARAṄAR HUDAN TIBANYA RIŊ PṚTHIWĪ
Berseri seri hujan turun kebumi
ANARACAP IKA SAKÈŊ GAGANĀLAYA
Menetes dari langit yang luas.
GARJJITA GARJJITA NIKAŊ PRĀJA
Semua makhluk berbahagia,
UMĔṆḌUŊ GAGA RIŊ BHAWANA
Memelihara biji bijian diatas tanah.
ANUGRAHA RIŊ NADI HUMILI
Anugrahmu mengalir disungai.
AṄURIP HANDURU RIŊ WANA
Memberi hidup pada pepohonan dihutan.
PALAR WARANUGRAHA SAKÈŊ JALADHARA
Semoga berkah dari awan awan itu.
ANUWUHI AMṚTA PARIPŪRṆṆA
Memberi air kehidupan yang sempurna
Berupa SYAIR BUMI (02): dalam CERMIN FISIK dan SPIRITUAL (22) :

Selamat atas kesempatan Bh ūmi (P ṛthiw ī,Priwi,Priwi)

PALARAN
IBU PRĔTHIWI

#IBU PR ĔTHIW Ī,PARING BOGA LAN SANDHANG KANG MURAKABI,LAN PARING REJEKI MANUNG Ṣ KANG BHAKTI,
#IBU NABI,SIH SUTR ĔNA ING SASAMI,IBU PR ĔTHIWI KANG ASIH LUHURING BUDDHI.
#AYO SUNGKEM MRING IBU PR ĔTHIWI
22 APRIL 2022
Untuk Akṣara Kawi penulisan menggunakan SANDHI dan ŚĀSTRA LAMPAH.

Sinergitas Pertemuan KELIMA: Angka Bilangan 22 Bersama Pujangga Mata Air Mohammad Moe Pursosari Pasuruan
Selain tidak ada yang kebetulan tgl 22 Maret adalah HARI AIR DUNIA dan 22 April adalah HARI BUMI, Sang Pujangga Mata Air Mohammad Moe juga menemukan PERTEMUAN 2 ALAM HIKMAH dan BERKAT (22) berupa kesadaran fisik pikirannya menuju jiwa spiritualnya untuk tekun berdisplin, ada pada kerelaannya kehendak pikiannya beserta konsekuensi konsekuensinya untuk berkomitmen meniadakan KEHENDAKNYA Mohammad Moe Menjadi KEHENDAK TUHAN Sang Maha Cinta Kasih Sayang

Genaplah Laku Lampah Memaknai Perilaku Getaran Frekuensi Kerja Sel Energi Fisik Spirit 22 04 20 22
22 adalah PATET Cermin Diri
04 adalah PATET Fisik Adalah Badan dan Pikiran, PATET spiritual meliputi JIWA dan Ruh

20 adalah PATET Potensi Kebaikan Berkat dan Hikmat Tuhan untuk manusia beriman yang sudah mencapai kesadaran Jwa Spiritual di 2 Alam, Jagad Besar dan Jagad Kecil (20) menuju sepenuhnya berkesadaran jiwa spiritual dalam segala DIAM dan GERAK, HIDUP dan KEHIDUPAN NYA, dalam ini Sang Bima Brotosena Werkudara

22 adalah PATET SabdaNya yang terwujud dalam budi daya dan laku lampah, berupa DIAM dsn GERAK (22), HIDUP dan KEHIDUPAN (22)

Modal Model Pendidikan dan Pengajaran~Nya sesungguhnya sudah ada di seluruh SASTRA SUSASTRA Kitab Suci Para Agama dan Pakem Kitab Wayang Dalang yaitu KITAB RAMAYANA dan KITAB MAHABARATA, dalam hal ini Kita bersama Sanggar Budaya NWB beserta Ki Dalang Winarno Sabda sebagai Dalang Wayang & Dalang Ruwatan, tentunya tidak ada yang kebetulan Beliau juga selaku Ketua NWB Pasuruan Jawa Timur, yang sudah mempunyai Nomor Induk Kesenian : 431.07/007/P.I/424.086/2021, Massa Berlaku sampai 23 Januari 2023 Pemerintah Kabupaten Pasuruan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu

Seyogyanya dengan PA alias PA PADHANG dan TET atawa TETELA aluLIas JELAS dimana aplikasi implementasi PATET adalah cara mengatur tinggi rendahnya FREKUENSI GETARAN SUARA dalam setiap episode babak demi babak dari awal hingga akhir Pagelaran Wayang Kulit Jawa Klasik.
Penulis dan Aplikator : Guntur Bisowarno
BERITA TERBARU