Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


Esensi Sholat Ditengah Arus Degradasi Moral

Sigerindo Bandar Lampung -- NUR ALLAH Bismillahirahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh, ahamdulillirabbil ‘alamin, was sholatu wassalamu ‘ala, asyrofil ambiyaa iwal mursalin, wa a’laa alihi wa sahbihi ajmain amma ba’du

Asyhadu allaa ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.
Laa ilaha illallah muhammad rasulullah
Laa haula wa laa quwwata illa billah
Ilahi Anta Ma’sudi Wa Ridlhoka Mathlubi, A'tini Mahabbataka Wa Ma’rifataka

Yang pertama tentunya marilah terlebih dahulu kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan rahmatnya kepada kita.
Dan sholawat serta salam marilah kita panjatkan kehadirat Nabi Muhammad SAW. (Allahumma sholli ala muhammad wa ala ali Muhammad). Semoga kita semua dapat mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir kelak. Aamiin

ALLAH memberikan Nur ( cahaya )
ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berfirman

اَللّٰهُ نُوْرُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ ۗ مَثَلُ نُوْرِهٖ كَمِشْكٰوةٍ فِيْهَا مِصْبَا حٌ ۗ الْمِصْبَا حُ فِيْ زُجَا جَةٍ ۗ اَلزُّجَا جَةُ كَاَ نَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُّوْقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبٰـرَكَةٍ زَيْتُوْنَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَّلَا غَرْبِيَّةٍ ۙ يَّـكَا دُ زَيْتُهَا يُضِيْٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَا رٌ ۗ نُوْرٌ عَلٰى نُوْرٍ ۗ يَهْدِى اللّٰهُ لِنُوْرِهٖ مَنْ يَّشَآءُ ۗ وَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَ مْثَا لَ لِلنَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ 
allohu nuurus-samaawaati wal-ardh, masalu nuurihii kamisykaating fiihaa mishbaah, al-mishbaahu fii zujaajah, az-zujaajatu ka-annahaa kaukabung durriyyuy yuuqodu ming syajarotim mubaarokating zaituunatil laa syarqiyyatiw wa laa ghorbiyyatiy yakaadu zaituhaa yudhiii-u walau lam tamsas-hu naar, nuurun 'alaa nuur, yahdillaahu linuurihii may yasyaaa, wa yadhribullohul-amsaala lin-naas, wallohu bikulli syai-in 'alii

"Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
(QS. An-Nur 24: Ayat 35)

Dijelaskan di surat An-nur ayat 35.
Allah memberikan Cahaya kepada langit dan Bumi.
Cahaya adalah sifat sifat Allah yang Goib dan Maha nyata.
Langit dan Bumi adalah wujud Materi
Di dalam ilmu Tauhid seluruh sifat sifat Allah meliputi seluruh lapisan alam semesta.

Surat An-nur diatas menjelaskan bahwa Allah memberikan petunjuk kepada bagi orang yang Allah kehendaki akan Cahaya nya

Dalil inilah sebagai salah satu dalil timbulnya ilmu Tauhuid dan Tasawuf.
Tauhid adalah keyakinan seseorang terhadap Tuhan' yang maha esa

Timbulnya suatu keyakinan adalah seseorang melihat suatu wujud dan tahu seluruh isi wujud tersebut dan ada Nur Allah di dalam nya dan Di dalam Qolbu hati nya Seseorang tersebutada Nur ALLAH yang di sebut orang Mukmin Dalil menjelaskan Qolbu mukminin Baitullah

Seorang Mukminin tersebut yang mengerti akan Nur Allah, tahu akan perumpamaan perumpamaan Allah berikan kepada nya

Contoh Nabi Muhammad SAW
Dia dapat menganalisa memahami akan diri nya, dan seluruh Alam semesta

Nabi Muhammad SAW, di berikan petunjuk oleh ALLAH kehendaki sebagai penyampai maka Dia disebut Rohsullullah,
Begitu juga para penurus Nabi Muhammad SAW, yang di berikan petunjuk disebut Auliya ALLAH.
Begitu juga para Ulama, Ustad atau Ustadzah berikan petunjuk oleh Allah akan Nur nya

Allah tidak pernah pilih kasih Kepada Manusia, selagi manusia tersebut mempunyai keinginan untuk mencari Ridho Allah dan Mengenal Allah secaa Kafah.
Insyaallah Maka Dia akan wushul Kepada Allah

Untuk mengetahui Tentang Nur ALLAH, Ada di kitab suci Al Qur'an dan kitab Para Auliya, dan Untuk memahami kitab tersebut, Kita harus menganalisa setiap Petunjuk kitab kitab tersebut.
Dalam menganalisa kitab kitab tersebut Agar dapat di pahami Maka Kita perlu berguru Kepada Ahlinya yang telah wushul Kepada Allah

3 Ilmu Jika ingin Wuhsul Kepada Allah sebelum ajal menjemput adalah Ilmu syariat, Ilmu Tauhid dan Tasawuf Ilmu ini umum tersebar luas tetapi Untuk memahami nya kitab kitab tersebut, dengan segala perumpamaan dari kiyas, atau simbol simbol ayat ayat firman Allah yang tidak tertulis di seluruh Alam semesta ini, Maka perlu Ada guru pembimbing (Mursyid) yang mumpuni di bidang 3 Ilmu tersebut.

Siapa pun yang tergerak Hatinya Untuk Mengenal Allah. Maka Dia lah seseorang yang ALLAH kehendaki secara khusus dan lagi Maha khusus

Seseorang yang memberikan petunjuk khusus lagi Maha khusus, seorang Auliya Allah yang terkenal adalah Syech Abdul Qadir Zailani qs
Jika di jaman para Nabi adalah Nabi Ibrahim as, dan Nabi Muhammad saw.
Nabi Muhammad saw di untuk umat Manusia secara Umum dan sebagian secara khusus ilmu Tauhid dari Tasawuf diberikan oleh Empat Sahabat nya, secara Khusus

Bersyukur kepada ALLAH bagi seseorang yang diberikan Nur ALLAH, sebagai petunjuk untuk kembali kepada ALLAH sebelum Ajal menjemput,Perjalanan Rohani / Spritual, atau yang terkenal kita sebut perjalanan Isra Miraj Yang terkenal sekarang disebut TORIKOH

Wallahu Alam Bisahwab
wasallam
Penulis: Muhammad Yusuf sp.
majelis zikir pondok pesantren Arafah
BERITA TERBARU