Umitra--Polinela Gelar Pelatihan Kudapan Bergizi bagi Kader Posyandu dan Ibu Balita di Desa Kaliasin, Lampung Selatan
Sigerindo, Lampung Selatan –Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) bersama tim Politeknik Negeri Lampung (POLINELA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa edukasi dan pelatihan pembuatan kudapan bergizi dari daun kelor bagi kader posyandu dan ibu balita di Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan masyarakat, khususnya para kader posyandu dan ibu-ibu balita, dalam menyiapkan makanan ringan sehat dan bergizi seimbang untuk anak-anak. Hal ini sejalan dengan upaya pencegahan masalah gizi yang masih menjadi isu penting di wilayah pedesaan.
Dalam kegiatan tersebut, tim UMITRA dan POLINELA memberikan pemaparan mengenai pentingnya triguna makanan, pentingnya gizi seimbang pada balita, pemilihan bahan pangan lokal yang mudah didapat yaitu daun kelor, serta cara mengolah makanan agar kandungan gizinya tetapterjaga. Pada saat pemaparan peserta juga dibagikan booklet sebagai panduan sehari-hari. Selain teori, peserta juga mengikuti praktik langsung membuat berbagai jenis kudapan bergizi yang disukai anak-anak dari daun kelor, seperti nugget kelor dan puding kelor.
Tim UMITRA dan POLINELA juga memberikan bantuan alat-alat pengolahan makanan untuk mendukung proses pembuatan kudapan bergizi. Alat-alat tersebut yaitu blender, steamer, timbangan digital, wajan, teflon, food processor, pisau dan talenan, cetakan, mangkok, saringan serta food model dan poster untuk memudahkan edukasi kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberdayakan kader posyandu dan para ibu agar semakin terampil menyajikan makanan sehat terutama kudapan atau snack untuk balita. Kudapan sederhana sekalipun bisa bernilai gizi tinggi apabila dipilih dan diolah dengan tepat,” ujar Ai Kustiani, M.Si yang merupakan ketua dalam kegiatan pengabdian ini sekaligus dosen Prodi Gizi UMITRA.
Peserta tampak antusias mengikuti pelatihan. Mereka tidak hanya belajar resep baru, tetapi juga memahami alasan ilmiah mengapa kudapan bergizi penting bagi tumbuh kembang balita. Dengan bekal ini, diharapkan kader posyandu dapat menjadi agen perubahan gizi di masyarakat, sekaligus mendampingi para ibu dalam mencegah stunting di tingkat rumahtangga.
Ketua kader posyandu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatanini. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat sangat membantu meningkatkan kesadarangizi keluarga. “Kami berterimakasih kepada UMITRA yaitu Ibu Ai, Ibu Yuli dan POLINELA yaitu Ibu Nathasa juga para mahasiswa yang sudah hadir memberikan pengetahuan serta keterampilan praktis. Semoga ilmu ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi kesehatan anak-anak kita,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan muncul kebiasaan baru di masyarakat Desa Kaliasin untuk menyajikan kudapan bergizi sebagai bagian dari pola makan sehari-hari terutama dari daun kelor yang banyak tersedia di Desa Kaliasin. Langkah kecil ini diharapkan memberi kontribusi nyata dalam mencegah masalah gizi di Kabupaten Lampung Selatan.(RLS)