Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


Lamsel Jadi Tuan Rumah Muktamad RMI NU, Bupati Radityo Egi Pratama Nyatakan Dukungan Penuh

Sigerindo Lampung Selatan -- Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Musabaqah Kutubut Turats Bainal Ma’ahid (Muktamad) I Tingkat Provinsi Lampung yang akan digelar pada 23–25 Januari 2026 di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Kecamatan Jati Agung

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Egi saat menerima audiensi Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PW RMI NU) Provinsi Lampung, di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Rabu 14/1/26

Bupati Lamsel Egi menilai, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi antar-pesantren, tetapi juga berperan strategis dalam memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan dan pengembangan sumber daya manusia di Lampung Selatan

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mendukung penuh pelaksanaan Muktamad I PW RMI NU ini. Selain mempererat ukhuwah, kegiatan ini juga menjadi sarana meningkatkan kualitas pendidikan pesantren,” ujar Bupati Egi

Ia juga menyatakan rencananya untuk hadir langsung pada kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Lampung Selatan

Dalam audiensi tersebut, Bendahara Umum PW RMI NU Provinsi Lampung sekaligus Ketua Pelaksana Muktamad I, Gus Nasihudin Mustofa, menjelaskan bahwa Muktamad ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan, tidak hanya di Provinsi Lampung, tetapi juga secara nasional

“Kegiatan ini menjadi yang pertama di Indonesia dan sekaligus merupakan rangkaian peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-103 tahun 2026,” kata Gus Nasihudin

Ia menyebutkan, Muktamad I akan diikuti para santri dari berbagai pesantren dengan sembilan cabang perlombaan, di antaranya Musabaqah Qira’atil Kutub, Musabaqah Hifdzin Nadzmi, Musabaqah Hifdzil Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an, khitabah, serta cabang olahraga seperti voli dan futsal.

Selain santri, kegiatan ini juga melibatkan unsur kiai, gawagis, bu nyai, dan nawaning. Para kiai dan gawagis akan mengikuti lomba futsal dan catur, sementara bu nyai dan nawaning berkompetisi dalam lomba tata boga

Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Anton Carmana, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Martoni Sani, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Firmansyah tersebut tandasnya (*)
BERITA TERBARU