Resepsi Hari Amal Bakti ke-80, Sekda Supriyanto Tekankan Moderasi Beragama Sebagai Solusi Bangsa
Sigerindo Lampung Selatan -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menekankan pentingnya peran agama sebagai solusi dalam kehidupan berbangsa, bukan sebagai sumber persoalan
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri resepsi peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan, Kamis 15/1/26
Kegiatan ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain. Momentum delapan dekade ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat komitmen moderasi beragama di tengah kemajemukan masyarakat
Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan bahwa moderasi beragama harus menjadi kerja nyata, bukan sekadar slogan
Ia mendorong penguatan pendidikan keagamaan yang berkarakter kebangsaan serta pelayanan publik yang transparan dan berkeadilan
“Kementerian Agama telah menempuh perjalanan panjang sebagai penjaga harmoni dan perawat moderasi. Delapan dekade ini adalah bukti konsistensi negara dalam menjaga kehidupan beragama yang adil dan beradab,” ujar Supriyanto
Ia juga mengapresiasi peluncuran buku karya tulis pegawai Kemenag Lampung Selatan yang diserahkan dalam acara tersebut. Menurutnya, hal itu mencerminkan aparatur Kemenag sebagai agen pencerahan yang tetap menjaga tradisi keilmuan
Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Kantor Kemenag Lampung Selatan, Yulizar Andri, mengungkapkan bahwa wilayahnya merupakan daerah yang sangat kondusif dalam hal kerukunan umat. Ia mencontohkan Kecamatan Ketapang sebagai salah satu potret nyata praktik toleransi di masyarakat.
“Nilai-nilai kerukunan itu terus kami rawat melalui penguatan program moderasi beragama. Kami berterima kasih atas dukungan Kanwil Kemenag Lampung dalam memperkuat pelayanan dan pendidikan agama di sini,” kata Yulizar Andri.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, mengingatkan seluruh aparatur untuk memegang teguh motto "Ikhlas Beramal". Ia menekankan bahwa profesionalisme sebagai ASN adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat
“Sesuai arahan Menteri Agama, kita harus bekerja sungguh-sungguh dan saling menguatkan. Dengan kebersamaan, Kementerian Agama akan terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Zulkarnain tandasnya (*)

