Bangga, Abdya Berhasil Pecahkan Rekor MURI Kategori Pembakaran Lemang Terbanyak
Sigerindo Aceh Barat Daya— Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi meraih piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Dalam pergelaran Meusuraya Teut Lumang di sepanjang bantaran sungai Krueng Beukah, Kecamatan Blangpidie.
Abdya berhasil memecahkan 2 Rekor MURI sekaligus. Kategori Pembakaran Lemang Terbanyak dan dengan jumlah 15 ribu batang dan 34 ribu Sajian Tapai/Peugat Terbanyak. Sabtu (25/04/2026).
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Lutvi Syah Pradana selaku Customer Relation Manager MURI kepada Bupati Abdya Dr. Safaruddin, S. Sos MSP yang disaksikan oleh Bryan Razu Ramadhan sebagai Customer Relation. Di saksikan oleh puluhan ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Rekor Pembakaran Lemang Terbanyak sejumlah 15 ribu batang lemang dibakar serentak oleh warga dari 9 kecamatan 23 kemukiman 152 desa. Proses pembakaran dimulai sejak subuh dengan panjang barisan bambu hampir mencapai 1.000 meter.
Rekor Sajian Tapai Terbanyak dengan jumlah 34 ribu bungkus porsi tapai/peugat disajikan gratis untuk masyarakat. Tapai dibuat oleh kelompok ibu-ibu PKK dari Desa se-Abdya.
Bakar lemang dan penyajian tapi juga ikut dibantu unsur Forkopimkab Abdya, Polres Abdya, Dandim 0110/Abdya, Kejari Abdya, Pengadilan Negeri Blangpidie, Makamah Syariah dan instansi partikal lainnya.
Bupati Abdya Dr. Safaruddin menyebut ini bukti kekompakan masyarakat. “Ini bukan soal rekor, tapi soal semangat gotong royong ureueng Abdya. Dari lemang sampai tapai, semua bahan dari Abdya, dibuat orang Abdya, untuk dinikmati bersama. Ini identitas kita,” ujarnya bangga.
Customer Relation Manager MURI, Lutvi Syah Pradana mengatakan, Abdya jadi daerah pertama di Indonesia yang memecahkan 2 rekor kuliner tradisional sekaligus dalam 1 hari.
“Verifikasi kami sangat ketat. Jumlahnya valid, prosesnya sesuai adat, dan pelibatan masyarakatnya luar biasa. Selamat untuk Abdya,” pungkasnya Lutvi Syah.
Pantauan media, ribuan warga memadati acara Meuseuraya Toet Leumang. berlokasi dekat kawasan aliran Sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Tarok, Kecamatan Blang Pidie.
Acara tersebut di ikuti oleh Peserta dari berbagai unsur di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Acara tersebut juga di padati oleh Pedagang dan UMKM yang berjualan di tempat acara. (HD)
Abdya berhasil memecahkan 2 Rekor MURI sekaligus. Kategori Pembakaran Lemang Terbanyak dan dengan jumlah 15 ribu batang dan 34 ribu Sajian Tapai/Peugat Terbanyak. Sabtu (25/04/2026).
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Lutvi Syah Pradana selaku Customer Relation Manager MURI kepada Bupati Abdya Dr. Safaruddin, S. Sos MSP yang disaksikan oleh Bryan Razu Ramadhan sebagai Customer Relation. Di saksikan oleh puluhan ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Rekor Pembakaran Lemang Terbanyak sejumlah 15 ribu batang lemang dibakar serentak oleh warga dari 9 kecamatan 23 kemukiman 152 desa. Proses pembakaran dimulai sejak subuh dengan panjang barisan bambu hampir mencapai 1.000 meter.
Rekor Sajian Tapai Terbanyak dengan jumlah 34 ribu bungkus porsi tapai/peugat disajikan gratis untuk masyarakat. Tapai dibuat oleh kelompok ibu-ibu PKK dari Desa se-Abdya.
Bakar lemang dan penyajian tapi juga ikut dibantu unsur Forkopimkab Abdya, Polres Abdya, Dandim 0110/Abdya, Kejari Abdya, Pengadilan Negeri Blangpidie, Makamah Syariah dan instansi partikal lainnya.
Bupati Abdya Dr. Safaruddin menyebut ini bukti kekompakan masyarakat. “Ini bukan soal rekor, tapi soal semangat gotong royong ureueng Abdya. Dari lemang sampai tapai, semua bahan dari Abdya, dibuat orang Abdya, untuk dinikmati bersama. Ini identitas kita,” ujarnya bangga.
Customer Relation Manager MURI, Lutvi Syah Pradana mengatakan, Abdya jadi daerah pertama di Indonesia yang memecahkan 2 rekor kuliner tradisional sekaligus dalam 1 hari.
“Verifikasi kami sangat ketat. Jumlahnya valid, prosesnya sesuai adat, dan pelibatan masyarakatnya luar biasa. Selamat untuk Abdya,” pungkasnya Lutvi Syah.
Pantauan media, ribuan warga memadati acara Meuseuraya Toet Leumang. berlokasi dekat kawasan aliran Sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Tarok, Kecamatan Blang Pidie.
Acara tersebut di ikuti oleh Peserta dari berbagai unsur di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Acara tersebut juga di padati oleh Pedagang dan UMKM yang berjualan di tempat acara. (HD)

