Gedung Serba Guna Kelurahan Ngulak I Terbengkalai, Camat Dinilai Lalai Memberikan Teguran, Abaikan Fasilitas Publik
Sigerindo.Musi Banyuasin - Pemerintah Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Profinsi Sumatera Selatan dinilai telah lalai memberikan teguran sebagai pembina kelurahan dan desa mengabaikan fasilitas publik. Bagaimana tidak, gedung Serbaguna milik kelurahan Ngulak I yang berada persis di depan kantor camat Sanga Desa itu dibiarkan terbengkalai.
Padahal, gedung tersebut selama ini menjadi lokasi kegiatan kelurahan, agenda masyarakat, hingga hajatan pernikahan Bahkan, fasilitas ini pernah digunakan untuk kegiatan berskala kabupaten yang melibatkan 15 Kecamatan di kabupaten Musi Banyuasin. Namun, kondisi fisiknya saat ini menunjukkan tanda-tanda pembiaran dan penuaan
Sejumlah bagian bangunan tampak rusak dan tidak terawat. Di beberapa titik, terlihat tanaman liar tumbuh di atas struktur gedung. Lingkungan sekitar pun dinilai tidak tertata, termasuk akses jalan masuk yang telah mengalami kerusakan
Ini aset daerah, seharusnya dijaga. Kalau dikelola dengan baik, gedung ini bisa menjadi pendapatan kelurahan/ desa. Tapi kondisi sekarang justru mencoreng marwah Kecamatan Sanga Desa," tegas Dahlan seorang warga yang kerap beraktivitas di lokasi tersebut.
Menurut Dahlan, kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan utama, tetapi juga pada fasilitas pendukung seperti jalan masuk yang kini tidak nyaman dilalui. Padahal, lokasi gedung berada di pusat kecamatan yang seharusnya mendapat penataan lebih baik.
Selain terbengkalai dan banyak kerusakan akibat tidak dirawat dengan baik keberadaan gedung serba guna ini juga kerap dijadikan tempat narkoba yang sangat dikhawatirkan dapat merusak generasi muda, ini tidak bisa dibiarkan harus segera di ambil langkah perbaikan gedung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, " ini pasilitas publik jadi harus dijaga dan dipelihara jangan hanya mengusulkan saja setelah dibangun tidak dirawat karena anggaran yang telah dikucurkan cukup besar," Pungkasnya.(Iwan/Yuda )
Padahal, gedung tersebut selama ini menjadi lokasi kegiatan kelurahan, agenda masyarakat, hingga hajatan pernikahan Bahkan, fasilitas ini pernah digunakan untuk kegiatan berskala kabupaten yang melibatkan 15 Kecamatan di kabupaten Musi Banyuasin. Namun, kondisi fisiknya saat ini menunjukkan tanda-tanda pembiaran dan penuaan
Sejumlah bagian bangunan tampak rusak dan tidak terawat. Di beberapa titik, terlihat tanaman liar tumbuh di atas struktur gedung. Lingkungan sekitar pun dinilai tidak tertata, termasuk akses jalan masuk yang telah mengalami kerusakan
Ini aset daerah, seharusnya dijaga. Kalau dikelola dengan baik, gedung ini bisa menjadi pendapatan kelurahan/ desa. Tapi kondisi sekarang justru mencoreng marwah Kecamatan Sanga Desa," tegas Dahlan seorang warga yang kerap beraktivitas di lokasi tersebut.
Menurut Dahlan, kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan utama, tetapi juga pada fasilitas pendukung seperti jalan masuk yang kini tidak nyaman dilalui. Padahal, lokasi gedung berada di pusat kecamatan yang seharusnya mendapat penataan lebih baik.
Selain terbengkalai dan banyak kerusakan akibat tidak dirawat dengan baik keberadaan gedung serba guna ini juga kerap dijadikan tempat narkoba yang sangat dikhawatirkan dapat merusak generasi muda, ini tidak bisa dibiarkan harus segera di ambil langkah perbaikan gedung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, " ini pasilitas publik jadi harus dijaga dan dipelihara jangan hanya mengusulkan saja setelah dibangun tidak dirawat karena anggaran yang telah dikucurkan cukup besar," Pungkasnya.(Iwan/Yuda )

