Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PORNAS KORPRI XVIII 2027, Targetkan Sukses Penyelenggaraan hingga Dampak Nyata Ekonomi
Sigerindo Bandar Lampung -- Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (PORNAS KORPRI) XVIII Tahun 2027 dengan menargetkan empat keberhasilan, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi bagi masyarakat, dan sukses administrasi
Hal tersebut dibahas dalam rapat persiapan dan pendataan atlet cabang olahraga yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI, di Ruang Rapat Kantor Bappeda Lampung, Rabu 23/9/26
Dalam rapat tersebut, Marindo menyampaikan bahwa penunjukan Lampung sebagai tuan rumah PORNAS KORPRI XVIII merupakan kehormatan bagi pemerintah daerah dan seluruh ASN di Provinsi Lampung. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan solidaritas ASN dari seluruh Indonesia
“Penunjukan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai tuan rumah PORNAS KORPRI ke-18 ini adalah sebuah kehormatan bagi kita, khususnya seluruh ASN di Provinsi Lampung,” ujar Marindo Sekda Provinsi Lampung
Ia mengatakan, PORNAS KORPRI 2027 diperkirakan diikuti sedikitnya 117 kontingen dengan jumlah peserta lebih dari 15.000 ASN. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan berskala nasional ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Lampung kepada peserta dan pejabat dari berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah
Marindo menegaskan bahwa penyelenggaraan PORNAS KORPRI harus memberikan manfaat luas dan tidak hanya dirasakan oleh para peserta. Karena itu, dampak ekonomi bagi masyarakat perlu menjadi bagian penting dalam perencanaan
“Masyarakat Lampung, khususnya pelaku UMKM, IKM, perhotelan, dan kuliner lokal harus merasakan dampak ekonomi nyata dari terselenggaranya acara ini,” tegasnya
Untuk mendukung hal tersebut, Marindo mengarahkan agar potensi seni, budaya, kuliner, dan pariwisata Lampung dikemas dalam rangkaian kegiatan PORNAS KORPRI. Kalender wisata provinsi maupun kabupaten/kota juga perlu diselaraskan dengan pelaksanaan ajang tersebut
Dari sisi prestasi, Marindo meminta agar persiapan atlet dilakukan sejak dini dengan melibatkan ASN dari Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi vertikal. Pada PORNAS KORPRI sebelumnya di Sumatera Selatan, kontingen Lampung menempati posisi delapan. Capaian tersebut menjadi salah satu acuan untuk meningkatkan prestasi pada penyelenggaraan tahun 2027
Sementara itu, dari sisi administrasi, pendataan atlet perlu dilakukan secara cermat dan terintegrasi dengan basis data ASN. Proses tersebut mencakup pencocokan NIP atau NIDN untuk memastikan ketertiban registrasi dan keabsahan peserta
Marindo juga mengingatkan agar pengelolaan administrasi dan keuangan PORNAS KORPRI dilakukan secara transparan, efisien, dan sesuai regulasi. Koordinasi dengan aparat pengawasan intern pemerintah perlu dilakukan untuk memastikan akuntabilitas penyelenggaraan
“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, prinsip kita adalah lebih hemat dan efisien, namun menghasilkan kualitas penyelenggaraan yang jauh lebih baik,” ujarnya
Menurut Marindo, PORNAS KORPRI XVIII menjadi kesempatan bagi Lampung untuk menunjukkan kesiapan dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala nasional sekaligus menjadi ajang persiapan menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032
“Event PORNAS KORPRI ke-18 ini sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi Lampung sebelum kita menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2032 mendatang,” pungkasnya.
Melalui pematangan persiapan sejak dini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap PORNAS KORPRI XVIII Tahun 2027 dapat terselenggara dengan baik, mendorong peningkatan prestasi atlet ASN, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat kesiapan daerah dalam menyelenggarakan ajang olahraga berskala nasional tandasnya (*)
Hal tersebut dibahas dalam rapat persiapan dan pendataan atlet cabang olahraga yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI, di Ruang Rapat Kantor Bappeda Lampung, Rabu 23/9/26
Dalam rapat tersebut, Marindo menyampaikan bahwa penunjukan Lampung sebagai tuan rumah PORNAS KORPRI XVIII merupakan kehormatan bagi pemerintah daerah dan seluruh ASN di Provinsi Lampung. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan solidaritas ASN dari seluruh Indonesia
“Penunjukan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai tuan rumah PORNAS KORPRI ke-18 ini adalah sebuah kehormatan bagi kita, khususnya seluruh ASN di Provinsi Lampung,” ujar Marindo Sekda Provinsi Lampung
Ia mengatakan, PORNAS KORPRI 2027 diperkirakan diikuti sedikitnya 117 kontingen dengan jumlah peserta lebih dari 15.000 ASN. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan berskala nasional ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Lampung kepada peserta dan pejabat dari berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah
Marindo menegaskan bahwa penyelenggaraan PORNAS KORPRI harus memberikan manfaat luas dan tidak hanya dirasakan oleh para peserta. Karena itu, dampak ekonomi bagi masyarakat perlu menjadi bagian penting dalam perencanaan
“Masyarakat Lampung, khususnya pelaku UMKM, IKM, perhotelan, dan kuliner lokal harus merasakan dampak ekonomi nyata dari terselenggaranya acara ini,” tegasnya
Untuk mendukung hal tersebut, Marindo mengarahkan agar potensi seni, budaya, kuliner, dan pariwisata Lampung dikemas dalam rangkaian kegiatan PORNAS KORPRI. Kalender wisata provinsi maupun kabupaten/kota juga perlu diselaraskan dengan pelaksanaan ajang tersebut
Dari sisi prestasi, Marindo meminta agar persiapan atlet dilakukan sejak dini dengan melibatkan ASN dari Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi vertikal. Pada PORNAS KORPRI sebelumnya di Sumatera Selatan, kontingen Lampung menempati posisi delapan. Capaian tersebut menjadi salah satu acuan untuk meningkatkan prestasi pada penyelenggaraan tahun 2027
Sementara itu, dari sisi administrasi, pendataan atlet perlu dilakukan secara cermat dan terintegrasi dengan basis data ASN. Proses tersebut mencakup pencocokan NIP atau NIDN untuk memastikan ketertiban registrasi dan keabsahan peserta
Marindo juga mengingatkan agar pengelolaan administrasi dan keuangan PORNAS KORPRI dilakukan secara transparan, efisien, dan sesuai regulasi. Koordinasi dengan aparat pengawasan intern pemerintah perlu dilakukan untuk memastikan akuntabilitas penyelenggaraan
“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, prinsip kita adalah lebih hemat dan efisien, namun menghasilkan kualitas penyelenggaraan yang jauh lebih baik,” ujarnya
Menurut Marindo, PORNAS KORPRI XVIII menjadi kesempatan bagi Lampung untuk menunjukkan kesiapan dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala nasional sekaligus menjadi ajang persiapan menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032
“Event PORNAS KORPRI ke-18 ini sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi Lampung sebelum kita menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2032 mendatang,” pungkasnya.
Melalui pematangan persiapan sejak dini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap PORNAS KORPRI XVIII Tahun 2027 dapat terselenggara dengan baik, mendorong peningkatan prestasi atlet ASN, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat kesiapan daerah dalam menyelenggarakan ajang olahraga berskala nasional tandasnya (*)

