Kesal Telpon Tidak Aktif Oknum Karyawan PLN Pangkalan Balai Cabut NCB Pelanggan - SIGERINDO.COM

Kesal Telpon Tidak Aktif Oknum Karyawan PLN Pangkalan Balai Cabut NCB Pelanggan

Kesal Telpon Tidak Aktif Oknum Karyawan PLN Pangkalan Balai Cabut NCB Pelanggan

Sigerindo Banyuasin - Seorang Warga Desa Ujung Tanjung Tidak Terima NCB Meteran PLN diputuskan sepihak oleh Oknum Karyawan PT. PLN Pangkalan Balai yang bekerja diwilayah Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Rabu 20/01/2020

Kepada awak  media ini, Yudi Susanto menuturkan, Bahwa NCB meteran listrik di rumahnya dicabut oleh orang yang tidak diketahuinya ujarnya

"Setelah dilihat NCB metaran dirumah telah terputusdan NCB sudah tidak ada lagi menempel pada dinding yang biasa terpasang dibawah meteran listrik" kata Yudi Susanto

Dia bertanya kepada warga septaran rumah ada orang PLN datang. "tetangga mengatakan, bahwa ada orang yang mengaku dari PLN, minta sampaikan kepada pemilik rumah, kalau sudah dibayar nanti dipasangkan lagi", ungkapnya


Yudi kecewa lantaran pemutusan NCB tersebut saat sedang tidak berada ditempat. "Walaupun kami orang kecil jangan diperlakukan semena-mena, bersikap adil lah kepada kami, walaupun kami ini orang kecil". keluhnya pada awak media


Tunggakan dua bulan tidak begitu besar.
"Jumlah tagihan tidak terlalu besar, keterlambatan bayar ini karena saya belum sempat datang ke- PLN, saya pikir tidak mungkin sampai NCB meteran saya dicopot dari tempatnya,
tagihan saya tidak terlalu besar hanya Rp. 170 ribu selama Dua Bulan ini, Bulan 12 dan bulan 01 tahun 2020 ini dengan Jumlah Tagihan Rp. 170.000," bebernya

Meteran Listrik dengan Nama ibu Kandung Yudi Susanto.
a/n: MINADA., IDPel : 1423xxxx0251, Jln KH. Sulaiman Desa Ujung Tanjung, Rt.008/Rw.003, Kec.Banyuasin III, Kab.Banyuasin, Sumsel

Sukri Karyawan PT. PLN Pangkalan Balai yang melakukan pencabutan NCB tersebut mengatakan pemutusan tersebut dilakukan atas inisiatipnya sendiri lantaran kesal pada yang bersangkutan saat ditelpon tidak aktif

"Menurut hemat kami sebenarnya kami idak galak (melakukan pemutusan,,,,red) karna yang bersangkutan ditelpon tidak aktif-aktif, kami ambil imbang dulu kalau dia bayar kami pasangkan lagi, kalau dia bayar malam ini, malam inilah kami pasang lagi", jawab sukri saat dikonfirmasi melalui salurutan telpon selulernya. (Daya/Derry)