Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting


Pemkab Way Kanan Gelar Forum Konsultasi Publik Dalam Rangka Penyusunan RKPD Way Kanan 2022

Sigerindo Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan Menggelar Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2022, rabu (03/03/2021)

Forum konsultasi tersebut dipimpin oleh Bupati Way Kanan yang diwakili oleh sekretaris Daerah, Saipul, S. Sos., M.IP, yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Ir. Mulyadi Irsan, M.T, Ketua DPRD Way Kanan yang diwakili oleh Komisi III DPRD, Sairul Sidiq, S.H, Kepala BPS Way Kanan, Eko Purnomo , S.ST.,M.M, Kemenag WK, H. HELMI, S.Ag.,S.Pd.,M.M, Kasdim 0427/WK Mayor inf. Sahrul SE, Wakapolres, Kompol Evinater Siallagan, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Kepala dan Unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah, Bagian Setdakab Serta Camat Kabupaten Way Kanan

Pada Kesempatan tersebut sekda saipul menyampaikan bahwa,"forum konsultasi publik ini dilaksanakan sesuai dengan surat edaran mendagri nomor 640/16/SJ/2021 tentang penyusunan dokumen perencanaan daerah pasca pilkada serentak tahun 2020 dan juga permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD dan RPJMD"Ujarnya

Sekda Saipul menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara virtual dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan guna mencegah penyebaran dan penularan covid-19

“RKPD Tahun 2022 ini merupakan perencanaan yang strategis dan sangat penting dalam rangka menerapkan program kegiatan di tahun 2022, mengingat tahun 2020 dan 2021 masih dalam pandemi covid-19 yang juga terkait juga dengan keuangan baik secara nasional maupun daerah yang mengalami penurunan pendapatan atau penerimaan yang otomatis transfer pusat ke daerah juga mengalami penurunan”Jelasnya

“Oleh Karena itu pada kesempatan ini kita berharap seluruh skpd dalam menyusun rencana kerja di tahun 2022 ini, harus betul-betul melihat skala prioritas dari RPJMD” Lanjut Sekda Saipul

Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Ir. Mulyadi Irsan, M.T dalam paparannya menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi di provinsi lampung dari tahun 2016 sampai 2019 mengalami trend yang meningkat

“dan seperti kita ketahui dengan adanya pandemi covid-19 ini, berdampak terhadap ekonomi baik secara global, nasional maupun regional, ini dapat dilihat dari tahun 2020 nilai ekonomi provinsi lampung mengalami kontraksi sebesar 1.67 persen, namun kita masih optimis bila melihat kondisi pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada kisaran 2,07 persen” Jelas Kepala Bappeda Prov. Lampung

“saya juga mengharapkan way kanan juga mengalami kontraksi yang tidak begitu besar, dari pertumbuhan ekonomi ini kita upayakan agar dapat segera membaik di tengah kondisi pandemi covid-19” Lanjutnya

Ir. Mulyadi Irsan menjelaskan terkait dengan angka kemiskinan di provinsi lampung dari tahun 2016 sampai dengan 2019 mengalami penurunan dan pada tahun 2020 angka kemiskinan sedikit bergejolak akibat pandemi covid-19 namun masih dapat terkendali, dari angka 12.3 menjadi 12.76 persen, ini terjadi karena dampak adanya PHK pada masa pandemi covid-19 sehingga menambah jumlah orang miskin di provinsi lampung dan kita harapkan di tahun-tahun selanjutnya dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang baik dapat berbanding lurus dengan turunnya angka kemiskinan di provinsi lampung

“berdasarkan indeks gini provinsi lampung pada 10 tahun terakhir senantiasa lebih baik daripada capainan nasional, pada tahun 2020 gini rasio provinsi lampung mencapai angka 0.327 lebih baik 0.003 poin dari tahun sebelumnya”Jelasnya

Kepala Bappeda Provinsi lampung juga menjelaskan bahwa kontraksi pertumbuhan ekonomi kabupaten way kanan pada masa pandemi covid-19 di tahun 2020 sebesar -1.16, lebih rendah dari provinsi lampung yang sebesar -1.67 namun diharapkan agar kabupaten way kanan dapat melakukan upaya untuk lebih untuk dalam bidang pertumbuhan ekonomi dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi dan PDRB per kapit (Deki)
BERITA TERBARU