Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



Babinsa Koramil 03/Kaway XVl Pantau Vaksinasi Di Kantor Kecamatan

Sigerindo Aceh Barat - Sebagai garda terdepan dalam mensukseskan vaksinasi Covid - 19, Babinsa Koramil 03/Kaway XVl Kodim 0105/Abar Serda Anto terus turut serta mendampingi sekaligus mengawasi dalam proses pemberian vaksinasi kepada pelayan publik yang digelar di Aula Kantor Camat Kaway XVl, Senin (14/6/2021)

Saat ini, penyuntikan vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid - 19. Proses vaksinasi terus digalakkan hingga keseluruh pelosok negeri dan diberikan kepada seluruh warga dengan berbagai profesi. Tak terkecuali pelayan publik yang bertugas di Kecamatan Kaway XVl

Berdasarkan pantauan di lokasi, Serda Anto menjelaskan bahwa tahapan proses vaksinasi berjalan cukup tertib dan lancar yang di mulai dengan pendaftaran, pemeriksaan kesehatan guna menelisik ada tidaknya riwayat penyakit kronis atau bawaan, proses penyuntikan vaksin dan yang terakhir adalah obserbasi untuk mendeteksi ada tidaknya gejala klinis yang timbul

"Setelah dilakukan vaksinasi kepada pelayan publik, kiranya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga mampu melawan ataupun bertahan dari serangan wabah Covid - 19. Penyuntikan ini dinilai sangat perlu, sebab infeksi virus Covid - 19 memiliki resiko kematian dan daya tular yang tinggi. Jika pelayan publiknya sudah disuntik, setidaknya sedikit banyaknya sudah menjamin keselamatan masyarakat yang datang dengan berbagai kepentingan", ulas Serda Anto

Sementara itu, Danramil 03/Kaway XVl Lettu lnf Suna'im melalui Bati Tuud Serma Suwandi menegaskan dan akan memerintahkan Babinsa jajarannya untuk selalu mengawasi dan mendampingi setiap ada kegiatan vaksinasi yang ada di wilayahnya

"Kami bersama instansi terkait baik dari pihak Kepolisian maupun Kesehatan akan terus memberikan pendampingan mana kala ada penyuntikan vaksin. Bukan hanya untuk memberikan rasa aman dan nyaman, akan tetapi jangan sampai ada pelayan publik yang tidak disuntik. Satu saja terlewat atau tidak disuntik, bisa saja menjadi pemicu masalah kedepannya", pungkas Serma Suwandi (Rilis)
BERITA TERBARU