Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting



SINERGITAS NWB Mengukir Pujangga Baru Budaya Peradaban Adi Luhung dalam Susastra Gunung Merapi Semeru 2022

Sigerindo Jawa Timur - Purwosari Purworejo Pasuruan Jawa Timur, Selasa Kliwon, 19 April 2022. MEMBACA REALITA ERUPSI GUNUNG MERAPI 2022 dan GUNUNG SEMERU 2022 bersama NWB NGESTI WEDHARING BUDAYA Pasuruan Jawa Timur Indonesia* Untuk bisa membaca realita selengkap mungkin hingga seakurat mungkin, dalam hal persepsi mengenalinya hingga mengalami secara lebih mendalam dalam kebenaran rasa rasaNya yang meliputi semua jenis pengalaman para makhlukNya, khususnya para manusia, Tuhan sudah sungguh sungguh melengkapi Kita dengan 15 Indera ( PAS dengan Dewa Indera di Istana Jonggring Salaka red.), yang berhasil terkuak keberadaannya, menurut hasil pengalaman menggunakan proses & hasil dari Meditasi Sains Teknologi Spiritual oleh Khairuddin Lubis, Praktisi Meditasi sudah 20 Tahun, yang sudah menjelaskan secara mudah dimengerti dengan penggunaan bahasa yang gamblang dalam Seri Kajian Logis dan Youtube Teori & Praktek Meditasinya di Episode ke #81 bertajuk MEMAKNAI 15 INDERA, sebuah Live Interaktif, Jumat, 15/04/2022 Pukul 20.00 WIB bersama Saudara Khairuddin Lubis sendiri.

Belajar Sinergitas dari Seri Penataran Wayang Jawa Klasik


Kita menemukan yang bertanggung jawab atas adanya perubahan REALITA di ISTANA KAHYANGAN JONGGRING SALAKA, adalah DEWA INDERA Putra Pimpinan Istana Jonggring Salaka, Ya Sanghyang Bethara Guru, tidak kebetulan Puncak Gunung Semeru Maha Meru di sebut Puncak Jonggring Salaka atawa Puncak Pasopati.


Dari sana dan dimana Ki Hendrik dari Kota Malang, Ahli Aksara Jawa Kuno dan Jawa Baru, sudah bisa memberi pengertian untuk Kita bisa mengerti arti keduanya yaitu :

Ki Hendrik: PASOPATI (Jawa Baru) Dari serapan PASUPATASTRA (PASUPA atau PASO) yang artinya menguasai segala makhluk hidup
ASTRA (Senjata Dewa)

Sinergitas Arti dan Makna Letusan Puncak Gunung Semeru di dalam tulisan atas dan tulisan di bawah ini berdasarkan Bukti Fisik di bawah ini


Gerak Sinergitaa Fisik Gunung Semeru
Erupsi #Semeru berupa Awan Panas Guguran pada tanggal 19 Maret 2022 pukul 05.35 WIB, tercatat di seismogram dengan Amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 332 detik, Jarak luncur 3.5 km dari puncak kearah Besuk Kobokan dan Besuk lengkong


#Semeru Level III (Siaga) sejak 16 Desember 2021 hingga 19 April 2022 saat ini.


Sinergitas Penelitian dan Penemuan Ki Hendrik dengan Definisi yang Bamboo Spirit Nusantara rumuskan

Saudara Khairuddin Lubis Penulis Buku Bertajuk Membuka Tabir Potensi Diri terbitan Bamboo Spirit Nusantara 2022, berkenan menjelaskan secara gamblang dan membuka tabir potensi makna di bawah ini:

Sastra ialah cabang kesenian yang menggunakan bahasa sebagai medium atau sarananya.
Adapun susastra ialah sastra yang indah atau tinggi mutunya.
Dia itu yang disebut sastrawan. Orang yang menguasai cabang ilmu bahasa atau sastra.
Filsuf, penemu jalan kebenaran. Sastrawan bagian dari alat untuk mengkomunikasikannya.
Budayawan aplikator dari temuan. Sekaligus menterjemahkan apa yang ditemukan.


Respon Ki Hendrik dan Bamboo Spirit Nusantara atas situasi kondisi alam yang sedang melakukan Kinerja Keseimbangan serta Pesan Kode di dalamnya Erupsi Semeru dan Merapi


Dari Erupsi Letusan Gunung Semeru 2022 dan Gunung Merapi 2022 menjadi Pertanda Lahirnya Para Pujangga Baru Budaya Peradaban Nusantara Pasca 76 Tahun Kemerdekaan RI (Quate Bamboo Spirit Nusantara 19/04/2022)

Ki Hendrik menulis dan mendeklarasikannya di bawah ini
Dengan KITA mempelajari AKSARA JAWA 50 (AKSARA WYANJANA) Dengan Tatatulis atau Paugeran JAWA KUNO (KAWI) beserta warga akṣara (PANCAWALIMUKHA) maka kita akan menguasai AKSARA SELURUH DUNIA,
Karena AKSARA KAWI adalah Leluhur Semua AKSARA NUSANTARA dan AKSARA KAWI Turunan dari aksara PALLAWA sedangkan aksara PALLAWA anak dari aksara BRĀHMI yang dipakai RAJA ASOKA di negri MAGADHA 250 tahun SEBELUM MASEHI.

Betapa ADILUHUNG BUDHAYA NUSANTARA
NUSĀNTARA JAYAWIJAYANTI
HAÑJAYÈNG BHAWANA
SANTI, SANTI, SANTI.

Penjelasan Karya Ki Hendrik dalam Aksara di Foto Berita
Dari Seni Budaya Karya Aksara Ki Hendrik, dalam Kakawin Adi Parwa...yang artinya semua dewa berkumpul di Puncak Gunung Mahameru, dimana tulisan yang atas adalah Jawa Kuno dan yang bawah adalah Jawa Baru dengan massa yang di atas Era Jawa Kuno era Majhapahit sedangkan yang bawah Jawa Baru era Mataram Islam, dengan tulisan untuk Gunung Semeru, berbunyi "Sakabehing para dewata rembuganing puncaking gunung mahameru", yang artinya semua dewa berkumpulnya untuk bermusyawarah ada di Puncak Semeru Mahameru

Sinergitas Arti dan Makna Letusan Gunung Merapi selanjutnya dengan Bukti Fisik di Bawah ini
Gerak Sinergitas Fisik Gunung Berapi

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI
PERIODE PENGAMATAN
17-04-2022 00:00-06:00 WIB
GUNUNGAPI
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

METEOROLOGI
Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 14-22 °C, kelembaban udara 70-96 %, dan tekanan udara 566-716 mmHg.

VISUAL
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50-200 m di atas puncak kawah.
● Teramati guguran lava pijar 9 kali jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya.


KEGEMPAAN
■ Guguran
(Jumlah : 25, Amplitudo : 3-20 mm, Durasi : 50-171 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, Durasi : 13 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 3, Amplitudo : 2-3 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 6-8 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 2, Amplitudo : 18-43 mm, Durasi : 10-14 detik)
KETERANGAN LAIN
KESIMPULAN
Tingkat Aktivitas G. Merapi Level III (Siaga)

REKOMENDASI
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali
PENYUSUN LAPORAN
Heru Suparwaka

SUMBER DATA
KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)

Karya Penulisan Aksara Jawa oleh Pujangga Reksa Aksara Ki Hendrik atas Foto Gunung Merapi 2022 dan Gunung Semeru 2022

Dengan adanya unjuk kemampuan Pujangga Reksa Aksara Ki Hendrik tersebut, maka Jaringan Kerja NWB dan Bamboo Spirit Nusantara Support System menjadi bisa membuktikan sendiri bahwa benar benar telah lahir Pujangga Baru Budaya Peradaban Nusantara Pasca Indonesia Merdeka 76 Tahun dalam bidang Sastra & Susastra Reksa Aksara Jawa Kuno Baru Klasik di tandai dengan adanya Letusan Gunung Semeru dan Gunung Merapi beserta arti dan maknanya yang sudah bisa diurai oleh Pujangga Reksa Aksara Ki Hendrik dari Kota Malang Jawa Timur Indonesia

Bamboo Spirit Nusantara Support System menjadi Kurator dalam hal Kelahiran Pujangga Baru Budaya Peradaban Pasca Kemerdekaan RI di tahun 76 sesudah Pujangga Mata Air Saudara Mohammad Moe, sekarang Pujangga Reksa Aksara Kuno Baru Klasik Ki Hendrik dari Malang

NWB Ngesti Wedharing Budaya Pasuruan Jawa Timur dengan Studio dan Sanggar Budaya untuk Seri Penataran Sastra Susastra Wayang Jawa Klasik dan Seri Penataran Gamelan Jawa Klasik, tentunya sangat membutuhkan Skill dan Kemampuan Pujangga Reksa Aksara Ki Hendrik dalam penulisan Aksara Jawa Kuno Baru Klasik, serta untuk berlakunya uji mutu kelayakan bobot tembang tembang NWB, yang menggunakan Kajian Logis Lontar Lontar Aksara Jawa Kuno Baru Klasik, yang terkandung di dalam tembang tembang syair para dalang pedalangan wayang kulit klasik di Indonesia, yang sudah digunakan oleh Ki Dalang Winarno Sabda selama 22 Tahun lamanya: dalam syair syair teks sastra : dalam kedalamanan arti makna Susastra Jawa Klasik Kitab Pakem Ramayana dan Mahabarata Para Dalang di Indonesia, khususnya Pulau Jawa

Demikianlah bersama NWB dan Bamboo Spirit Nusantara Support System, Kita bersama Pujangga Reksa Aksara Ki Hendrik dari Kota Malang Jawa Timur, sudah bisa menghasilkan kreativitas baru dan inovasi baru dalam bidang kesastraan, kesusastraan, ke budayawanan serta kepujanggaan Budaya Peradaban Nusantara Pasca Indonesia Merdeka 76 Tahun menuju 100 Tahun merdeka 17081945 ~ 17082045

SUSASTRA GUNUNG MERAPI~SUMERAPI dan SEMERU~MeSEMe Daya RU[H] Spirit peRUHbahan Jaman Budaya Peradaban Nusantara 2022

Meditasi tentu tujuan utamanya adalah untuk MENGERTI begitu juga semua seri penataran NWB untuk MENGERTI perkara Wayang Kulit dan Gamelan Jawa Klasik, sebagai wujud Budaya Peradaban Adi Luhung Nusantara 2022

Pujangga Sastra Kesusastraan Susastra Baru Budaya Peradaban Nusantara Pasca Indonesia Merdeka 76 Tahun, esensinya untuk SUMERAPI MENGERTI Budaya Peradaban Adi Luhung Nusantara dan serentak sudah menyalakan AGNI API BRAHMA seluruh potensi energi para dewa dalam inti sel inti rasa kesadaran jiwa serta kesadaran spiritual manusia Nusantara Indonesia Lahir Baru, di mana Tuhan meliputi semua yang ada, tentunya ada di setiap semua yang ada, yang sudah di letupkan oleh Erupsi Letusan Sari Sandhi Sastra Puncak Gunung Semeru Puncak Jonggring Salaka atawa Puncak Pasopati yang melampaui dan meliputi segala galanya, dengan dan dalam berkumpulnya seluruh DEWA aliaa DEleging WAhana, yang merupakan dzat sifat perbuatan Tuhan Yang Maha Esa Itu sendiri adaNya.
Penulis dan Aplikator : Guntur Bisowarno
BERITA TERBARU