Dibalik Asa warga Sanga Desa,Jalinteng Rusak dan Longsor parah di Tanjung raya, Kakorlantas Polda Sumsel Bersama PUPR Provinsi & Kabupaten Tinjau Kerusakan Jalinteng.
Sigerindo.Musi Banyuasin -Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polda Sumsel, di dampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Selatan serta PUPR Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kembali lakukan peninjauan terhadap kondisi Jalan Negara Lintas Tengah yang melintasi Desa Tanjung Raya, Kecamatan Sanga Desa,kabupaten Muba.
Jalinteng sebagai akses vital dan strategis tersebut,telah puluhan tahun mengalami kerusakan parah, bahu dan setengah dari badan jalan telah longsor, sehingga mengancam keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas.
Tim lakukan Kegiatan peninjauan ini berlangsung pada Senin (11/5/2026), di mana rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WIB.
Terpantau dilapangan, Kakorlantas Polda Sumsel,AKBP.Farida.AMF,SH. meminta penjelasan dan bertanya secara teknis kepada perwakilan BPJN melalui PPK Jalinteng,Faturahman, perwakilan dari PUPR Provinsi, PUPR Kabupaten, serta perangkat desa setempat terkait penanganan darurat yang diperlukan.
Diketahui,Titik lokasi yang diperiksa berada pada koordinat -2,73451; 103,47873, yang merupakan ruas jalan penghubung penting antar kecamatan,kabupaten dan antara Provinsi sebagai jalur distribusi utama perekonomian masyarakat.
Informasi dan pengamatan di lapangan, kerusakan yang terjadi cukup serius, pada permukaan jalan berlubang dalam, struktur badan jalan retak parah,badan jalan telah longsor hingga mengancam lebar jalan yang tersisa.
Kondisi ini diperparah oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini, sehingga mempercepat kerusakan struktur jalan. Banyak kendaraan besar maupun kecil terpaksa melaju pelan dan berbahaya untuk melewati bagian yang rusak, berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun kemacetan panjang.
"Jalan ini adalah urat nadi ekonomi masyarakat Tanjung Raya dan sekitarnya. Kerusakan yang sudah parah ini tidak bisa dibiarkan, karena selain menghambat ekonomi, juga sangat membahayakan pengendara, seharus Dishub dan Dinas PU segera berkoordinasi untuk pasang rambu-rambu pada jalan rusak ini,. " ujar AKBP.Farida.SH Kakorlantas Polda Sumsel saat berada di lokasi.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antar instansi agar penanganan segera dilakukan, mulai dari perbaikan sementara hingga rekonstruksi total pada bagian yang longsor.
Perwakilan dari BPJN,Dinas PUPR Provinsi Sumsel dan PUPR Kab Muba, menyampaikan bahwa pihaknya telah mencatat seluruh titik kerusakan dan longsoran.
"Kami akan segera mengusulkan prioritas penanganan, mengingat ini adalah jalan negara. Langkah awal yang akan dilakukan adalah perbaikan darurat dan pengamanan sisi jalan yang longsor, agar kendaraan tetap bisa lewat dengan aman sambil menunggu penanganan permanen," ungkap Budi,Kabid PUPR Muba didepan PUPR Provinsi Sumsel.
Kepala Desa Tanjung raya,Sulaiman.SH,dan Camat Sanga Desa,yang diwakili oleh Kasi Trantib,A.Yani.S.IP. bersama perangkat Desa Tanjung Raya sangat menyambut baik kehadiran tim gabungan tersebut.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya, berharap upaya Eksikusi perbaikan,Jangan hanya sekedar ditinjau terus,namun sangat dibutuhkan realisasi perbaikanya.
" Kami sebagai warga berharap perbaikan dapat segera terlaksana, karena yang kami lihat sudah hampir sepuluh tahun ini Jalinteng Tanjung raya ini,cuma di tinjau terus, mengingat jalan ini menjadi satu-satunya akses utama untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok sehari-hari dan jalan antara kabupaten serta penghubung provinsi.,." Harapnya.
Informasi yang dihimpun dari lapangan sesuai tinjau kondisi Jalinteng,Pihak kepolisian juga akan menempatkan petugas di lokasi rawan untuk mengatur lalu lintas dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sampai perbaikan selesai dilaksanakan. (Iwan & SBA)
Jalinteng sebagai akses vital dan strategis tersebut,telah puluhan tahun mengalami kerusakan parah, bahu dan setengah dari badan jalan telah longsor, sehingga mengancam keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas.
Tim lakukan Kegiatan peninjauan ini berlangsung pada Senin (11/5/2026), di mana rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WIB.
Terpantau dilapangan, Kakorlantas Polda Sumsel,AKBP.Farida.AMF,SH. meminta penjelasan dan bertanya secara teknis kepada perwakilan BPJN melalui PPK Jalinteng,Faturahman, perwakilan dari PUPR Provinsi, PUPR Kabupaten, serta perangkat desa setempat terkait penanganan darurat yang diperlukan.
Diketahui,Titik lokasi yang diperiksa berada pada koordinat -2,73451; 103,47873, yang merupakan ruas jalan penghubung penting antar kecamatan,kabupaten dan antara Provinsi sebagai jalur distribusi utama perekonomian masyarakat.
Informasi dan pengamatan di lapangan, kerusakan yang terjadi cukup serius, pada permukaan jalan berlubang dalam, struktur badan jalan retak parah,badan jalan telah longsor hingga mengancam lebar jalan yang tersisa.
Kondisi ini diperparah oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini, sehingga mempercepat kerusakan struktur jalan. Banyak kendaraan besar maupun kecil terpaksa melaju pelan dan berbahaya untuk melewati bagian yang rusak, berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun kemacetan panjang.
"Jalan ini adalah urat nadi ekonomi masyarakat Tanjung Raya dan sekitarnya. Kerusakan yang sudah parah ini tidak bisa dibiarkan, karena selain menghambat ekonomi, juga sangat membahayakan pengendara, seharus Dishub dan Dinas PU segera berkoordinasi untuk pasang rambu-rambu pada jalan rusak ini,. " ujar AKBP.Farida.SH Kakorlantas Polda Sumsel saat berada di lokasi.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antar instansi agar penanganan segera dilakukan, mulai dari perbaikan sementara hingga rekonstruksi total pada bagian yang longsor.
Perwakilan dari BPJN,Dinas PUPR Provinsi Sumsel dan PUPR Kab Muba, menyampaikan bahwa pihaknya telah mencatat seluruh titik kerusakan dan longsoran.
"Kami akan segera mengusulkan prioritas penanganan, mengingat ini adalah jalan negara. Langkah awal yang akan dilakukan adalah perbaikan darurat dan pengamanan sisi jalan yang longsor, agar kendaraan tetap bisa lewat dengan aman sambil menunggu penanganan permanen," ungkap Budi,Kabid PUPR Muba didepan PUPR Provinsi Sumsel.
Kepala Desa Tanjung raya,Sulaiman.SH,dan Camat Sanga Desa,yang diwakili oleh Kasi Trantib,A.Yani.S.IP. bersama perangkat Desa Tanjung Raya sangat menyambut baik kehadiran tim gabungan tersebut.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya, berharap upaya Eksikusi perbaikan,Jangan hanya sekedar ditinjau terus,namun sangat dibutuhkan realisasi perbaikanya.
" Kami sebagai warga berharap perbaikan dapat segera terlaksana, karena yang kami lihat sudah hampir sepuluh tahun ini Jalinteng Tanjung raya ini,cuma di tinjau terus, mengingat jalan ini menjadi satu-satunya akses utama untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok sehari-hari dan jalan antara kabupaten serta penghubung provinsi.,." Harapnya.
Informasi yang dihimpun dari lapangan sesuai tinjau kondisi Jalinteng,Pihak kepolisian juga akan menempatkan petugas di lokasi rawan untuk mengatur lalu lintas dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sampai perbaikan selesai dilaksanakan. (Iwan & SBA)

.jpg)
