Naas Warga Desa Penanding Tenggelam Di Sungai Musi Perbatasan Antara Kabupaten Banyuasin Serta Kabupaten Pali - SIGERINDO.COM

Naas Warga Desa Penanding Tenggelam Di Sungai Musi Perbatasan Antara Kabupaten Banyuasin Serta Kabupaten Pali

Naas Warga Desa Penanding Tenggelam Di Sungai Musi Perbatasan Antara Kabupaten Banyuasin Serta Kabupaten Pali



Sigerindo Banyuasin- Sausana Lebaran Ketiga Idul Fitri 1441 H Menjadi Duka Warga Desa Penandingan Digemparkan Oleh Tenggelamnya Sebuah Perahu yang di tumpangi 4 Orang. Dari Insident tersebut 1 Orang Masih Dalam Pencharian dan 3 Orang Selamat.

Informasi yang diperoleh Sigerindo com 4 orang tersebut ingin berangkat bekerja ke PT. Golden Blossom Sumatera (GBS) Produksi Sawit yang berada di seberang desa penandingan, Desa Perambatan, Kec Abab, Kab Pali tersebut

Sementara itu kesempatan itu Kapolsek Rantau Bayur Iptu Halim Kusumo SH mengatakan, Ke- 4 Orang tesebut kesemuanya merupakan warga Desa Penandingan Kec. Rantau Bayur Kab.Banyuasin. "diantaranya 3 Orang yang selamat Aswani(42) Saryono(30), Marleni(34), dan 1 dalam Pencarian Rusmala (48) yang masih dalam pencarian, sekarang tim SAR bersama warga sekitar sedang melakukan pencarian terhadap korban Rusmala, mudah-mudahan dalam waktu singkat ini korban dapat ditemukan". Ujar Kapolsek Rantau Bayur saat berada di seberang Desa Penandingan, Tepatnya Desa Perambatan, Kec Abab, Kab Pali tersebut

Aswani(42) salah satu diantara korban tenggelamnya perahu saat mau bekerja ke PT.GBS menerangkan, setiap hari mereka berangkat pukul 05.00 wib, saat tiba didekat tongkang tempat menepi perahunya tenggelam lalu terbawa arus/tersusuk kebawah tongkang

"Kami itu dari rumah berangkat naik perahu, mau berangkat bekerja ke PT.GBS, setibanya diantara tongkang-tongkang tersebut perahu kami terdempar lalu masuk kebawah kapal tongkang, sedangkan marleni yang tidak bisa berenang selamat, yang masih dalam pencarian (Rusmala) bisa berenang" ungkapnya

Terpisah, Merleni(34) Korban yang selamat sempat tenggelam ikut terbawah tersusuk dibawah tongkang sempat tidak sadarkan diri setelah terbawah arus tenggelam melewati 4 tongkang.

"Awalnya kami mau berangkat kerja, tibanya didekat tongkang ada lorong untuk menepi di antara dua tongkang berbaris yang bersandar/parkir, setelah tenggelam melewati 4 tongkang yang berbaris saya sempat muncul kepermukaan, disitulah saya ingat dan meminta pertolongan kepada yang maha kuasa serta menyebut nama leluhur (kepuyangan), saya terbawa arus lagi (tenggelam) lalu tangan saya memegang rumput seperti akar, rumput itulah yang membawa saya kepermukaan dan menambatkan saya ke sebuah pohon, disitulah tangan saya seperti ada yang membimbing untuk memeluk pohon itu dan pelukan tangan saya seperti terkunci pada pohon itu hingga ada yang menumukan saya," ujar leni

Lebih lanjut leni menerangkan, Dia tak menyadari siapa yang melepaskan sepatu, ransel dan jaketnya selama ia berda di dilam air saat terbawa arus.

"Saya tidak sadar siapa yang melepaskan sepatu, tas ransel yang saya, jaket yang saya pakai dan jilbab saya, disitulah saya bersyukur atas keajaiban yang tuhan berikan hingga saya dapat berkumpul kembali bersama keluarga," ungkapnya dengan penuh haru.

Terpisah dari itu, saat pencarian Rusmala(48) sedang pihak humas PT. Golden Bollosum Sumatera (GBS) menolak dimintai keterang,

Junaidi Anwar BPBD Pali (Kabid Kesiap Siagaan, menjelaskan pihaknya telah menurunkan tim berjumlah -+20 Orang melakukan pencarian korban yang tenggelam. " Kita telah sedang melakukan pencarian terhadap korban rusmala, itu anggota kita sedang berupanya menelusuri sungai, tadi kita meminta bantuan BPBD MUBA berupa kamera selam yang mempunyai kemampuan menyelam dengan kedalaman 60meter tukasnya (Derry)